ANALISIS KERUSAKAN PADA MESIN SHOTBLAST MENGGUNAKAN PENDEKATAN RCM II UNTUK MEMINIMASI DOWNTIME (Studi Kasus di PT Putra Sulung Makmur Metal Castindo di Klaten, Jawa Tengah)

KINASIH, SEHANTI SEKAR (2026) ANALISIS KERUSAKAN PADA MESIN SHOTBLAST MENGGUNAKAN PENDEKATAN RCM II UNTUK MEMINIMASI DOWNTIME (Studi Kasus di PT Putra Sulung Makmur Metal Castindo di Klaten, Jawa Tengah). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 122210054_Cover - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Cover - Sehan Sekar.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of 122210054_Abstrak - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Abstrak - Sehan Sekar.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of 122210054_Halaman Pengesahan - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Halaman Pengesahan - Sehan Sekar.pdf

Download (504kB)
[thumbnail of 122210054_Daftar Isi - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Daftar Isi - Sehan Sekar.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of 122210054_Daftar Pustaka - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Daftar Pustaka - Sehan Sekar.pdf

Download (250kB)
[thumbnail of 122210054_Fulltext - Sehan Sekar.pdf] Text
122210054_Fulltext - Sehan Sekar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Industri pengecoran logam di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang terus
meningkat seiring dengan tingginya kebutuhan pasar terhadap produk logam cor. Kondisi
tersebut menuntut perusahaan untuk mampu menjaga kelancaran proses produksi agar
target produksi dapat tercapai secara optimal. Namun, peningkatan permintaan pasar juga
diikuti dengan meningkatnya downtime pada mesin shotblast sebesar 76,2 jam selama
periode Juni hingga Agustus 2025. Tingginya downtime memberikan dampak yang
signifikan terhadap proses produksi, baik dari aspek material, ekonomi, sumber daya
manusia, maupun waktu operasional. Oleh karena itu, diperlukan strategi perawatan yang
tepat guna meminimalkan terjadinya downtime dan meningkatkan keandalan mesin.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab downtime pada mesin
shotblast serta menentukan strategi perawatan yang sesuai untuk mengurangi frekuensi dan
durasi kerusakan mesin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode,
Effects and Criticality Analysis (FMECA) dan Reliability Centered Maintenance II (RCM
II). Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi mode kegagalan,
perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR), penentuan distribusi
kegagalan, hingga penentuan interval perawatan yang optimal untuk meminimalkan
downtime.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 komponen dengan tingkat
kritikalitas tinggi, 3 komponen dengan tingkat kritikalitas sedang, dan 7 komponen dengan
tingkat kritikalitas rendah. Berdasarkan hasil analisis downtime pada setiap komponen,
diperoleh interval maintenance yang mampu menurunkan downtime secara signifikan
hingga 86%, yaitu dari 76,2 jam menjadi 11 jam. Penerapan interval perawatan tersebut
diharapkan dapat mengurangi frekuensi kerusakan dan durasi downtime, meningkatkan
efisiensi operasional, menjaga keandalan mesin shotblast, serta mendukung kelancaran dan
keberlangsungan proses produksi perusahaan.
Kata kunci: RCM II, FMECA, downtime, maintenance

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: SEHANTI SEKAR KINASIH (Penulis-122210054) ; Ahmad Muhsin (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: RCM II, FMECA, downtime, maintenance
Subjek: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 17 Sep 2026 01:54
Last Modified: 17 Sep 2026 01:54
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49358

Actions (login required)

View Item View Item