PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN HOLDING TIME AUSTEMPERING BAJA AISI 1045 TERHADAP KEKERASAN, KEKUATAN IMPAK DAN STRUKTUR MIKRO

ABDULLAH AZZAM ASSYAMSI, . (2026) PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN HOLDING TIME AUSTEMPERING BAJA AISI 1045 TERHADAP KEKERASAN, KEKUATAN IMPAK DAN STRUKTUR MIKRO. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1 COVER_116210061.pdf] Text
1 COVER_116210061.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK_116210061.pdf] Text
2 ABSTRAK_116210061.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of 3 HALAMAN PENGESAHAN_116210061.pdf] Text
3 HALAMAN PENGESAHAN_116210061.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI_116210061.pdf] Text
4 DAFTAR ISI_116210061.pdf

Download (363kB)
[thumbnail of 5_DAFTAR PUSTAKA_116210061.pdf] Text
5_DAFTAR PUSTAKA_116210061.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 6 FULLTEXT_116210061.pdf] Text
6 FULLTEXT_116210061.pdf

Download (6MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur dan holding time pada proses austempering terhadap sifat mekanik, struktur mikro, dan ukuran butir baja AISI 1045. Proses austempering dilakukan pada temperatur 400 °C dan 600 °C dengan variasi holding time 5 detik, 60 detik, dan 1000 detik. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan Vickers, uji impak Charpy, karakterisasi struktur mikro menggunakan mikroskop optik, serta analisis ukuran butir metode linear intercept. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen austempering mengalami penurunan kekerasan dibandingkan material awal (as-received) menjadi 69,62–79,12 HV akibat berkurangnya densitas dislokasi dan hilangnya efek strain hardening. Sebaliknya, nilai impak meningkat dengan nilai tertinggi sebesar 248 J (3,10 J/mm²) pada temperatur 400 °C selama 1000 detik, sedangkan nilai terendah sebesar 137 J (1,71 J/mm²) terdapat pada material awal. Struktur mikro didominasi ferrit dan perlit tanpa bainit yang teridentifikasi secara jelas, meskipun hasil mekanik menunjukkan kemungkinan terbentuknya bainit dalam jumlah terbatas. Analisis ukuran butir menunjukkan ukuran terkecil sebesar 14,08 µm pada spesimen 400 °C selama 1000 detik dan terbesar 20,83 µm pada material awal. Semakin halus ukuran butir, semakin besar hambatan dislokasi yang memengaruhi sifat mekanik material. Dengan demikian, variasi temperatur dan holding time austempering berpengaruh terhadap sifat mekanik, ukuran butir, dan kecenderungan pembentukan struktur mikro baja AISI 1045

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: ABDULLAH AZZAM ASSYAMSI (Penulis - 116210061) ; Ir. Muhammad Syukron, S.T., M.Eng., Ph.D (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Austempering, Baja AISI 1045, Kekuatan Impak, Struktur Mikro
Subjek: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Metalurgi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 02 Jun 2026 01:13
Last Modified: 02 Jun 2026 01:13
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49041

Actions (login required)

View Item View Item