Representasi Toxic Masculinity dalam Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” Karya Edwin (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Widyaswari H, Mega Karina Putri (2023) Representasi Toxic Masculinity dalam Film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” Karya Edwin (Analisis Semiotika Roland Barthes). Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Abstrak_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Abstrak_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of Cover_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Cover_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of Daftar Isi_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Daftar Isi_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Daftar Pustaka_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Lembar Pengesahan_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf

Download (499kB)
[thumbnail of Skripsi Full_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf] Text
Skripsi Full_Mega Karina Putri WH_ Ilmu Komunikasi_ 153190003.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi toxic masculinity dalam film
“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” karya Edwin. Penelitian ini dilakukan
karena isu toxic masculinity merupakan salah satu penyebab sulitnya laki-laki
berpartisipasi dalam upaya menuju kesetaraan gender. Dalam film ini laki-laki
digambarkan mempertahankan maskulinitasnya melalui tindakan berbau kekerasan.
Penelitian ini merupakan analisis teks dengan menggunakan perspektif postfeminisme
yang membongkar makna toxic masculinity yang ditampilkan dalam film. Penelitian
ini menggunakan teori representasi yang dikemukakan oleh Stuart Hall dan metode
analisis semiotika dari Roland Barthes. Berdasarkan total 135 scene, terdapat 18 scene
yang merepresentasikan toxic masculinity. Hasil penelitian menunjukan bahwa toxic
masculinity dalam film “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” karya Edwin
menggambarkan budaya patriaki yang masih mengakar di masyarakat tetapi sudah
mulai dapat ‘bernegosiasi’ untuk mencapai maskulinitas yang positif. Representasi
toxic masculinity dalam film ini digambarkan karena adanya trauma masa lalu dan
tuntutan dari lingkungan sekitar bahwa laki-laki harus terlihat macho agar dinilai
maskulin.
Kata Kunci: Semiotika, Toxic Masculinity, Representasi, Film

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Semiotika, Toxic Masculinity, Representasi, Film
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: A.Md Sepfriend Ayu Kelana Giri
Date Deposited: 15 Sep 2023 02:18
Last Modified: 15 Sep 2023 02:18
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/37511

Actions (login required)

View Item View Item