KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA MASA TRANSISI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) USIA PRODUKTIF PASCA RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA DI RUMAH SINGGAH LARAS JIWO

MUHAMMAD RAFI PRADANA, . (2026) KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA MASA TRANSISI ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) USIA PRODUKTIF PASCA RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA DI RUMAH SINGGAH LARAS JIWO. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 153210165_Cover - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf] Text
153210165_Cover - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of 153210165_Abstrak - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf] Text
153210165_Abstrak - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf

Download (15kB)
[thumbnail of 153210165_Halaman Pengesahan - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf] Text
153210165_Halaman Pengesahan - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of 153210165_Daftar Isi (2) - MUHAMMAD RAFI PRADANA (1).pdf] Text
153210165_Daftar Isi (2) - MUHAMMAD RAFI PRADANA (1).pdf

Download (52kB)
[thumbnail of 153210165_Daftar Pustaka - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf] Text
153210165_Daftar Pustaka - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf

Download (75kB)
[thumbnail of 153210165_Fulltext (1) - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf] Text
153210165_Fulltext (1) - MUHAMMAD RAFI PRADANA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan masa transisi pasca-rawat inap Rumah Sakit Jiwa (RSJ) bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) usia produktif yang rentan mengalami krisis percaya diri, kecemasan, dan stigma sosial akibat kehilangan peran sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis fungsi, proses, hambatan, serta strategi komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat dalam mendampingi ODGJ usia produktif di Rumah Singgah Laras Jiwo, Kabupaten Magelang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih melalui purposive sampling yang melibatkan perawat, ODGJ usia produktif, dokter, psikolog, pengelola, dan keluarga pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi selama 30 hari, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik perawat berfungsi efektif sebagai instrumen pemulihan psikososial dengan membangun rasa aman, kepercayaan, mengurangi kecemasan, serta mendukung adaptasi pasien melalui tiga tahap: adaptasi lingkungan dasar, adaptasi interpersonal terbatas, dan adaptasi sosial mandiri. Komunikasi empatik diterapkan melalui nada bicara yang lembut, mendengar aktif tanpa menghakimi, dan ketegasan dalam menjalankan rutinitas. Hambatan komunikasi meliputi faktor psikologis, klinis, kognitif-semantik, serta stigma sosial dan beban keluarga. Perawat mengatasinya melalui kehadiran yang konsisten, pendekatan interpersonal informal, menjaga kerahasiaan, pemetaan karakter pasien, dan komunikasi koordinatif dengan keluarga. Komunikasi terapeutik terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan mental dan sosial ODGJ sebelum kembali ke masyarakat.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Masa Transisi, ODGJ Usia Produktif, Rumah Singgah Laras Jiwo, Pemulihan Psikososial.
Subjek: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 15 Oct 2026 08:44
Last Modified: 15 Oct 2026 08:44
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49960

Actions (login required)

View Item View Item