PERANCANGAN ULANG TATA LETAK DEPARTEMEN SEWING UNTUK MEMINIMASI JARAK PERPINDAHAN MATERIAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY: Studi kasus pada PT Woneel Midas Leathers, Gunung Kidul, Yogyakarta

Ibnu Fahrul Rahman, . (2026) PERANCANGAN ULANG TATA LETAK DEPARTEMEN SEWING UNTUK MEMINIMASI JARAK PERPINDAHAN MATERIAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN GROUP TECHNOLOGY: Studi kasus pada PT Woneel Midas Leathers, Gunung Kidul, Yogyakarta. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_122220069.pdf] Text
Cover_122220069.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of Abstrak_122220069.pdf] Text
Abstrak_122220069.pdf

Download (146kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_122220069.pdf] Text
Halaman Pengesahan_122220069.pdf

Download (100kB)
[thumbnail of Daftar Isi_122220069.pdf] Text
Daftar Isi_122220069.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_122220069.pdf] Text
Daftar Pustaka_122220069.pdf

Download (128kB)
[thumbnail of Fulltext_122220069.pdf] Text
Fulltext_122220069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor strategis yang menuntut efisiensi operasional, salah satunya melalui pengaturan tata letak fasilitas produksi yang optimal. PT Woneel Midas Leathers sebagai perusahaan manufaktur sarung tangan dengan sistem make to order memiliki kompleksitas tinggi pada departemen sewing, khususnya pada produksi style Nike. Tata letak eksisting belum mampu mengakomodasi variasi produk sehingga aliran material tidak efisien, proses produksi tidak dapat berjalan paralel, serta menyebabkan peningkatan waktu proses dan penggunaan lembur. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perancangan ulang tata letak untuk meningkatkan efisiensi aliran material dan kinerja produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak departemen sewing guna meminimasi jarak perpindahan material dan meningkatkan efisiensi proses produksi. Pendekatan yang digunakan adalah Group Technology dengan metode similarity coefficient untuk mengelompokkan mesin berdasarkan kesamaan proses, serta grouping efficacy untuk menentukan konfigurasi sel terbaik. Perancangan tata letak pada lini sewing dilakukan berbasis sel manufaktur yang sesuai dengan tipe aliran material produksi flowshop. Evaluasi tata letak usulan dilakukan melalui simulasi menggunakan software Arena yang diverifikasi dan divalidasi secara statistik serta dilengkapi dengan analisis sensitivitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan mampu menurunkan total jarak perpindahan material secara signifikan, yaitu sebesar 63,2% pada lini pertama, 58,4% pada lini kedua, 53,6% pada lini ketiga, 48,8% pada lini keempat, 44% pada lini kelima, 39,19% pada lini keenam, 34,4% pada lini ketujuh, dan 29,66% pada lini kedelapan dari kondisi awal. Perubahan tata letak mesin menghasilkan lini yang dapat mengakomodasi variasi style yang sebelumnya hanya satu jenis dan harus ditata ulang saat produksi style lain akan dijalankan. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan output produksi dari 2296 pairs menjadi 2377 pairs. Berdasarkan simulasi juga mendapatkan penurunan Time in System sebesar 17,6% dan Waiting Time sebesar 26,01%. Hasil penurunan waktu tersebut berimplikasi bahwa tata letak usulan dapat meningkatkan efisiensi aliran material pada departemen sewing.

Kata kunci: Tata letak fasilitas; group Technology; similarity coefficient; jarak perpindahan material; simulasi Arena

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: IBNU FAHRUL RAHMAN (Penulis-122220069); Intan Berlianty (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Tata letak fasilitas, group Technology, similarity coefficient, jarak perpindahan material, simulasi Arena
Subjek: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 02 Jun 2026 08:42
Last Modified: 02 Jun 2026 08:42
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49062

Actions (login required)

View Item View Item