Irfan Febi Alrasyid, . (2026) OPTIMASI KONVERSI SUCKER ROD PUMP (SRP) KE ELECTRIC SUBMERSIBLE PUMP (ESP) PADA SUMUR ST-010 DI LAPANGAN “IFA". Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_113220002.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_113220002.pdf Download (547kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_113220002.pdf Download (360kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_113220002.pdf Download (654kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_113220002.pdf Download (375kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_113220002.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Sumur ST-010 merupakan sumur produksi pada Lapangan “IFA” yang berlokasi di Provinsi Riau merupakan sumur mature yang menggunakan sistem artificial lift berupa Sucker Rod Pump (SRP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan sumur ST-010 untuk dipasang Electric Submersible Pump (ESP) serta merancang desain ESP yang optimal guna meningkatkan laju produksi sumur ST- 010 di Lapangan IFA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi kasus pada sumur ST-010 di Lapangan “IFA” untuk mengevaluasi kelayakan penerapan ESP serta merancang desain yang optimal berdasarkan data reservoir, produksi, tekanan, fluida, dan kondisi sumur. Analisis dilakukan melalui evaluasi kelayakan dari history production dan performa produksi existing menggunakan SRP, melihat kurva IPR, serta evaluasi tekanan alir dasar sumur (Pwf) untuk memperoleh laju alir optimum. Selanjutnya dilakukan perancangan ESP meliputi pemilihan tipe pompa, jumlah stages, daya motor dan peralatan pendukung lainnya agar beroperasi pada kondisi optimal.
Hasil evaluasi bahwa ketidakmampuan sistem SRP dalam mengatasi masalah kerusakan mekanis yang sering terjadi dan laju produksi pada sumur ST-010 menjadi indikasi kuat bahwa metode pengangkatan ini belum mampu mengoptimalkan potensi produksi ditandai dengan laju produksi sebesar 471 BFPD dan produksi minyak 5 BOPD, berada di bawah potensi maksimum berdasarkan analisis IPR metode Wiggins yaitu Qmax 1251,97 BFPD. Laju alir optimum ditentukan pada kondisi Pwf 400 psi dengan laju 923,9 BFPD untuk menjaga kestabilan operasi dan mencegah terbentuknya gas bebas. Perancangan ESP dipilih tipe EJP IND-1000 dengan 95 stages dan efisiensi 58,2% mampu meningkatkan produksi menjadi 923,9 BFPD dengan minyak 9,25 BOPD, atau naik sebesar 452,9 BFPD, menunjukkan bahwa sumur masih produktif dan responsif terhadap peningkatan drawdown.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Subjek: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 26 May 2026 02:40 |
| Last Modified: | 26 May 2026 02:40 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48889 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
