STRATEGI INDIA DALAM MENGHADAPI SENGKETA PERBATASAN DENGAN CHINA DI LADAKH TAHUN 2020-2023

Intan Marassing, . (2026) STRATEGI INDIA DALAM MENGHADAPI SENGKETA PERBATASAN DENGAN CHINA DI LADAKH TAHUN 2020-2023. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Cover_151220010_Intan Marassing.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of Abstrak_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Abstrak_151220010_Intan Marassing.pdf

Download (10kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Halaman Pengesahan_151220010_Intan Marassing.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of Daftar Isi_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Daftar Isi_151220010_Intan Marassing.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Daftar Pustaka_151220010_Intan Marassing.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of Fulltext_151220010_Intan Marassing.pdf] Text
Fulltext_151220010_Intan Marassing.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi India dalam menyelesaikan sengketa perbatasan dengan China di Ladakh pada periode 2020-2023 pasca Galwan Valley clash. Penelitian menggunakan teori Smart Power dari Joseph Nye dengan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa India menerapkan kombinasi hard power dan soft power. Strategi hard power dilakukan melalui penambahan pasukan, penguatan pos pertahanan di sepanjang Line of Actual Control, penempatan alutsista modern, serta pembangunan infrastruktur strategis. Sementara itu, strategi soft power diwujudkan melalui dialog bilateral dalam mekanisme Working Mechanism for Consultation and Coordination on India-China Border Affairs, pertemuan tingkat militer, dan pemanfaatan forum multilateral seperti Quadrilateral Security Dialogue, BRICS, dan Shanghai Cooperation Organisation. Kombinasi kedua strategi tersebut menunjukkan bahwa India berupaya menjaga stabilitas perbatasan, mencegah eskalasi konflik, dan memperkuat posisinya sebagai kekuatan regional di Indo-Pasifik.

Kata Kunci: India, China, Ladakh, sengketa perbatasan, Smart Power, Hard Power, Soft Power.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Intan Marassing (Penulis-151220010) Bastian Yunariono (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: India, China, Ladakh, sengketa perbatasan, Smart Power, Hard Power, Soft Power.
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 25 May 2026 08:09
Last Modified: 25 May 2026 08:09
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48860

Actions (login required)

View Item View Item