MAKNA DEAKTIVASI AKUN INSTAGRAM PADA MAHASISWA GENERASI Z DI YOGYAKARTA

Azzahra Angger Kusumasari, . (2025) MAKNA DEAKTIVASI AKUN INSTAGRAM PADA MAHASISWA GENERASI Z DI YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
1_Cover_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
2_Abstrak_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
4_Daftar Isi_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf] Text
6_Skripsi Full_153210185_Azzahra Angger Kusumasari.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Fenomena meningkatnya praktik deaktivasi akun Instagram pada mahasiswa
Generasi Z menunjukkan adanya perubahan dalam cara mereka berhubungan
dengan ruang digital yang melekat pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini
bertujuan memahami bagaimana mahasiswa Generasi Z di Yogyakarta memaknai
pengalaman deaktivasi akun Instagram. Penelitian menggunakan jenis kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap tujuh
informan yang pernah melakukan deaktivasi akun. Pendekatan fenomenologi
dipilih karena memungkinkan peneliti menggali makna pengalaman sebagaimana
dipahami oleh informan dalam dunia kehidupannya masing-masing. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan Instagram, paparan
informasi yang berulang, serta dorongan untuk menampilkan diri dapat
menimbulkan kejenuhan dan kelelahan digital bagi informan. Dalam situasi
tersebut, deaktivasi dipilih sebagai cara untuk mengambil jarak dari keterhubungan
yang dirasakan terlalu padat, sekaligus memberi ruang bagi pemulihan dan refleksi
diri. Informan memaknai deaktivasi bukan sekadar tindakan teknis, tetapi sebagai
jeda personal yang membantu mereka mengelola emosi dan menata ulang batas
kenyamanan dalam hubungan dengan media sosial. Setelah kembali menggunakan
Instagram, sebagian informan menjadi lebih selektif, lebih sadar atas alasan
penggunaan, dan lebih berhati-hati dalam menampilkan diri. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa deaktivasi akun Instagram merupakan bentuk pengelolaan
diri yang dilakukan mahasiswa Generasi Z untuk menjaga keseimbangan
pengalaman digital dalam kehidupan sehari-hari.

Kata Kunci: Deaktivasi akun, Pengalaman digital, Fenomenologi, Instagram,
Generasi Z.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Azzahra Angger Kusumasari (Penulis - 153210185) Sika Nur Indah (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Deaktivasi akun, Pengalaman digital, Fenomenologi, Instagram, Generasi Z.
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Komunikasi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 12 May 2026 01:49
Last Modified: 12 May 2026 01:49
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48253

Actions (login required)

View Item View Item