THEDA DIAN RIMANDA, . (2026) PENURUNAN TPH PADA TANAH DI SEKITAR SUMUR MINYAK DESA LEDOK DENGAN BIOREMEDIASI DAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN KOHE KAMBING DAN AKAR WANGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA.
|
Text
1_Cover_114210118.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_114210118.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_114210118.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_114210118.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_114210118.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_114210118.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Lapangan produksi minyak di Desa Ledok merupakan bagian dari daerah operasional Pertamina di Cepu yang hak pengelolaan sumur minyak tua tersebut sudah tidak diproduksi oleh Pertamina secara resmi dan diberikan kepada kelompok masyarakat lokal yang kemudian dilakukan penambangan secara tradisional. Penambangan tersebut menyebabkan pencemaran hidrokarbon yang berpotensi mengalami penyebaran dan berdampak negatif bagi kehidupan disekitarnya. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu mengkaji potensi pencemaran tanah, menganalisis pencemaran tanah aktual berdasarkan parameter Total Petroleum Hydrocarbon (TPH), menghitung efektivitas penggunaan agen biologi dalam remediasi tanah tercemar, dan menentukan arahan pengelolaan yang sesuai.
Penelitian dilakukan menggunakan data primer dan data sekunder. Metode berupa metode survei dan pemetaan lapangan, metode purposive sampling, uji laboratorium, metode pengharkatan berbasis analisis sistem informasi geografis, analisis matematis, dan analisis deskriptif. Kemudian dilakukan uji percobaan atau eksperimen untuk mengurangi kadar TPH pada tanah menggunakan kombinasi tanaman akar wangi dan kohe kambing selama 28 hari dengan pengecekan nilai TPH setiap 14 hari.
Berdasarkan hasil analisis, diketahui potensi pencemaran pada lokasi penelitian tergolong ringan hingga tinggi. Pencemaran aktual pada lokasi penelitian tergolong tinggi dengan nilai TPH tertinggi 132.000 mg/kg dan terendah 60.000 mg/kg, dimana pencemaran semakin tinggi jika jaraknya semakin dekat dengan sumur minyak. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, diperoleh efektivitas perlakuan tertinggi oleh perlakuan 2 dengan dosis pupuk:tanah 1:2 yaitu sebesar 99,4% dari TPH awal sebesar 132.000 mg/kg dan TPH akhir sebesar 740 mg/kg. Dari analisis tersebut, direkomendasikan arahan pengelolaan dengan pendekatan teknologi berupa pemberian kohe kambing dan penanaman tanaman akar wangi, pendekatan sosial kepada masyarakat sekitar, serta koordinasi dengan institusi terkait.
Kata kunci: Kohe Kambing, Sumur Minyak Tradisional, Tanaman Akar Wangi, Total Petroleum Hydrocarbon
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Theda Dian Rimanda (Penulis - 114210118) Eni Muryani (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Kohe Kambing, Sumur Minyak Tradisional, Tanaman Akar Wangi, Total Petroleum Hydrocarbon |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 13:35 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 13:35 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47411 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
