Dzaki Nashrullah Rachmanto, . (2026) USULAN TATA LETAK FASILITAS PADA TOKO MEBEL MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED RELATIVE ALLOCATION FACILITIES TECHNIQUE (CRAFT). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
cover_122200127.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
abstrak_122200127.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
lembar pengesahan_122200127.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
daftar isi_122200127.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
daftar pustaka_122200127.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
FULLTEXT_122200127.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tata letak fasilitas produksi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kelancaran aliran material, efisiensi proses kerja, serta biaya operasional perusahaan. Tata letak yang kurang optimal dapat menyebabkan jarak perpindahan material menjadi panjang, waktu proses meningkat, serta biaya material handling menjadi lebih besar. Permasalahan tersebut juga terjadi pada area produksi TBL Kebumen, di mana susunan antar departemen belum terorganisir secara efisien sehingga menimbulkan pemborosan perpindahan material. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi guna meminimalkan biaya material handling serta menguji kelayakan (feasibility) tata letak usulan secara fisik dan operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT). Analisis dilakukan melalui penyusunan from–to chart, perhitungan jarak antar departemen menggunakan jarak Euclidean, serta iterasi pertukaran posisi area untuk memperoleh kombinasi tata letak dengan biaya perpindahan minimum. Selanjutnya dilakukan pengujian feasibility dengan membandingkan kebutuhan luas mesin dan allowance ruang kerja terhadap luas area produksi yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak awal memiliki total biaya material handling sebesar Rp 12.119,37, sedangkan tata letak usulan menghasilkan total biaya sebesar Rp 11.284,91. Dengan demikian terjadi penurunan biaya sebesar Rp 834,46 atau 6,89%, yang menunjukkan peningkatan efisiensi aliran material. Hasil uji kelayakan juga menunjukkan bahwa seluruh area produksi memiliki kapasitas ruang yang mencukupi untuk menampung mesin, operator, serta ruang gerak material tanpa terjadi kepadatan fasilitas, sehingga tata letak usulan dinyatakan feasible untuk diterapkan. Berdasarkan hasil tersebut, metode CRAFT terbukti efektif dalam mengoptimalkan tata letak fasilitas, menurunkan biaya material handling, serta meningkatkan efisiensi sistem produksi. Hasil kesimpulan menunjukkan bahwa tata letak usulan direkomendasikan untuk diimplementasikan pada fasilitas produksi TBL Kebumen.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | DZAKI NASHRULLAH RACHMANTO (Penulis - 122200127) ; Apriani Soepardi (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | tata letak fasilitas, material handling, CRAFT, efisiensi produksi, feasibility. |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 07:05 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
