PENENTUAN CADANGAN DARI RESERVOIR GAS TEMUAN BARU DENGAN DATA TERBATAS MENGGUNAKAN HASIL UJI BACK PRESSURE TEST DI SUMUR S-18X LAPANGAN S

Fedriando, . (2026) PENENTUAN CADANGAN DARI RESERVOIR GAS TEMUAN BARU DENGAN DATA TERBATAS MENGGUNAKAN HASIL UJI BACK PRESSURE TEST DI SUMUR S-18X LAPANGAN S. Tesis thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_213241006.pdf] Text
1_Cover_213241006.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_213241006.pdf] Text
2_Abstrak_213241006.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_213241006.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_213241006.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_213241006.pdf] Text
4_Daftar Isi_213241006.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_213241006.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_213241006.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 6_Tesis Full_213241006.pdf] Text
6_Tesis Full_213241006.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Lapangan S adalah salah satu lapangan yang berada di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS). Lingkungan pengendapan reservoir di lapangan ini adalah fluvial dan deltaic sehingga bentuk reservoir terbagi menjadi bar dan channel dengan ukuran reservoir yang sangat beragam. Setiap kali dilakukan pengeboran di lapangan S, umumnya ditemukan reservoir baru. Setiap kali ditemukan reservoir baru, diperlukan evaluasi perhitungan Initial Gas in Place (IGIP) untuk menentukan reserve gas yang dapat diproduksikan dari reservoir tersebut. Masalah yang terjadi pada lapangan S adalah belum ada data tekanan reservoir setelah reservoir baru tersebut diproduksikan.
Dikarenakan data yang tersedia masih sangat terbatas, perlu dilakukan deliverability test agar memperoleh data sumuran yang dapat digunakan dalam perhitungan IGIP. Salah satu metode deliverability test yang dilakukan adalah back pressure test. Metode ini dilakukan dengan memberikan gangguan pada sumur S-18X melalui perubahan laju alir gas, kemudian dilakukan pengambilan data flowing bottom hole pressure. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dengan menggunakan nodal analysis untuk memperoleh data tekanan reservoir. Selanjutnya, metode P/z digunakan untuk menentukan besaran IGIP reservoir G-8Y. Setelah itu, remaining reserve dari reservoir tersebut dapat dihitung dengan mempertimbangkan Estimate Ultimate Recovery (EUR) dari sumur eksisting. Pendekatan ini belum banyak ditemukan dalam publikasi ilmiah, karena sebagian besar penelitian hanya membahas deliverability test tanpa penentuan cadangan, atau sebaliknya penentuan cadangan tanpa memanfaatkan data deliverability test.
Berdasarkan hasil pengujian back pressure test dan menggunakan metode material balance p/z, diperoleh IGIP reservoir G-8Y sebesar 3.62 BCF. Sumur S-18X ini akan memperoleh EUR sebesar 3.1 BCF dan recovery factor sebesar 85.6% dengan menggunakan teknologi wellhead compressor. Berdasarkan hasil perhitungan diatas, metode back pressure test dapat dilakukan pada sumur dengan reservoir yang memiliki data terbatas yaitu tidak adanya data tekanan reservoir setelah diproduksikan.

Kata Kunci: bar, channel, IGIP, remaining reserve, back pressure test, p/z

Item Type: Tugas Akhir (Tesis)
Additional Information: Fedriando (Penulis, 213241006) Dedi Kristanto (Pembimbing 1) Boni Swadesi (Pembimbing 2)
Uncontrolled Keywords: bar, channel, IGIP, remaining reserve, back pressure test, p/z
Subjek: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Perminyakan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 21 Jan 2026 01:19
Last Modified: 21 Jan 2026 01:19
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46594

Actions (login required)

View Item View Item