RAMADHAN, QODRI SYAHRUR (2013) PEMETAAN ZONA MINERALISASI EMAS MENGGUNAKAN METODE IP TIME DOMAIN KONFIGURASI DIPOLE - DIPOLE DI BLOK ARGA PT. ANTAM (Persero) Tbk. UNIT GEOMIN, SAROLANGUN, JAMBI. Other thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
![]() |
Text
Abstract.pdf Download (128kB) |
![]() |
Text
Cover.pdf Download (440kB) |
![]() |
Text
Daftar_Isi.pdf Download (276kB) |
![]() |
Text
Daftar_Pustaka.pdf Download (352kB) |
![]() |
Text
QODRI SYAHRUR RAMADHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
![]() |
Text
Ringkasan.pdf Download (295kB) |
Abstract
Penelitian dilakukan di Blok Arga PT. ANTAM (Persero) Tbk. Unit
Geomin yang berlokasi di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Penelitian ini
dilatar belakangi oleh dibutuhkannya gambaran kondisi bawah permukaan bumi
sehingga dapat menduga penyebaran zona mineralisasi emas yang dapat
menunjang kegiatan eksplorasi selanjutnya yaitu kegiatan pengeboran.
Emas yang umumnya berasosiasi dengan mineral sulfida memiliki ukuran
sangat halus sehingga dalam pendugaan zona mineralisasi dilakukan pengukuran
geofisika metode induced polarization (IP). Proses akuisisinya menggunakan
spasi antar lintasan 100 m dan spasi antar elektroda 25 m serta konfigurasi yang
digunakan ialah dipole - dipole. Lintasan pengukuran terdiri dari 7 lintasan yaitu
BL -1600, BL -1700, BL -1800, hingga lintasan BL -2200 dengan arah azimuth N
270o
E. Lokasi penelitian ini memiliki luas ± ± 825.000 m
2
.
Pengolahan hasil akuisisi data di lapangan menggunakan software Earth
Imager 2D, Microsoft Excel, Geosoft, dan Surfer 10. Dari pengolahan data
tersebut didapatkan peta 2D, solid model, dan penampang tiap – tiap lintasan.
Proses selanjutnya ialah melakukan interpretasi yang terintegrasi antara data
geologi dan geofisika. Interpretasi data geofisika didasarkan anomali pada
penampang chargeability dan dikorelasikan dengan penampang resistivity untuk
melihat indikasi mineral yang berasosiasi dengan emas.
Zona mineralisasi yang didapatkan relatif berkembang berarah Barat –
Timur dengan luas ± 284.000 m2 dan dibagian Timur daerah penelitian dengan
luas ± 27.166 m2
. Selain itu direkomendasikan 3 titik untuk dilakukan pengeboran
yang terletak di zona mineralisasi hasil pengukuran metode IP,yaitu di lintasan BL
-1700 serta BL -2000
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
Depositing User: | Eko Yuli |
Date Deposited: | 24 Feb 2025 04:16 |
Last Modified: | 24 Feb 2025 04:17 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42153 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |