PERENCANAAN CASING SETTING DEPTH PADA SUMUR “WJ-02” BERDASAR DATA SEBELUMNYA LAPANGAN “GK”

WIJAYA, GARIT KARISMA (2024) PERENCANAAN CASING SETTING DEPTH PADA SUMUR “WJ-02” BERDASAR DATA SEBELUMNYA LAPANGAN “GK”. Diploma thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of COVER_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
COVER_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of ABSTRACTt_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
ABSTRACTt_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of LEMBAR PENGESAHAN_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
LEMBAR PENGESAHAN_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
DAFTAR ISI_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf

Download (92kB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL TEXT_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf] Text
SKRIPSI FULL TEXT_113170115_GARIT KARISMA WIJAYA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pada saat pemboran telah mencapai kedalaman yang direncanakan atau di
programkan, selanjutnya dilakukan dengan pemasangan casing. Pemasangan
casing dilakukan setelah mengetahui letak casing setting depth setiap trayek. Sumur
“WJ-02” adalah sumur well development pada Lapangan “GK”. Sumur “WJ-02”
menggunakan data dari sumur sebelumnya yaitu sumur “WJ-01” sebagai well
existing, lokasi kedua sumur tersebut berjarak sekitar 50 m dan masih satu wellpad
serta formasi yang ditembus adalah formasi yang sama, yaitu Formasi Gumai,
Formasi Baturaja, Formasi Pendopo, Formasi Talang Akar, dan Formasi Tertiary.
Untuk mengoptimalkan pemboran dan mencegah terjadinya problem pemboran
pada sumur “WJ-02”, maka diperlukannya perencanaan sebelum melakukan
operasi pemboran. Aspek perencanaan pemboran pada sumur “WJ-02” antara lain
perencanaan casing setting depth.
Perencanaan casing setting depth sumur “WJ-02” menggunakan pressure window
dengan cara plotting data tekanan formasi (pore pressure), data tekanan rekah
formasi (fracture pressure) agar casing aman dan tidak terjadi problem kick dan
loss.
Hasil yang diperoleh dari sumur “WJ-02” adalah sumur “WJ-02” terbagi menjadi
5 section yaitu 30” conductor casing, 20” surface casing dengan bit 26”, 13-3/8
intermediate I dengan bit 17-1/2 , 9-5/8” intermediate II dengan bit 12-1/4, 7”
production liner dengan bit 8-1/2

Kata kunci: 1, casing setting depth

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: 1, casing setting depth
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Bayu Setya Pambudi
Date Deposited: 22 Jul 2024 03:30
Last Modified: 22 Jul 2024 03:30
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/40334

Actions (login required)

View Item View Item