KRISIS SAMPAH PLASTIK DI BALI DALAM BINGKAI FOTO SEAN GALLAGHER (ANALISIS SEMIOTIKA FOTO JURNALISTIK)

Muhammad Raditya Farell, . (2026) KRISIS SAMPAH PLASTIK DI BALI DALAM BINGKAI FOTO SEAN GALLAGHER (ANALISIS SEMIOTIKA FOTO JURNALISTIK). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_153220057.pdf] Text
Cover_153220057.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of Abstrak_153220057.pdf] Text
Abstrak_153220057.pdf

Download (683kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_153220057.pdf] Text
Halaman Pengesahan_153220057.pdf

Download (61kB)
[thumbnail of Daftar Isi_153220057.pdf] Text
Daftar Isi_153220057.pdf

Download (629kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_153220057.pdf] Text
Daftar Pustaka_153220057.pdf

Download (653kB)
[thumbnail of Fulltext_153220057.pdf] Text
Fulltext_153220057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Krisis sampah plastik di Bali menjadi persoalan serius yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu citra Bali sebagai destinasi pariwisata global, sehingga memunculkan paradoks antara realitas ekologis dan narasi “pulau surga” yang selama ini melekat. Dalam konteks tersebut, fotografi jurnalistik berperan sebagai media komunikasi visual yang mampu membingkai dan menunjukkan realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menjelaskan, dan menganalisis konstruksi makna krisis sampah plastik di Bali melalui elemen-elemen visual dalam karya foto jurnalistik Sean Gallagher, serta mengungkap konstruksi makna yang membentuk paradoks dan mitos mengenai citra Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang meliputi tahap denotasi, konotasi, dan mitos. Objek penelitian berupa tujuh foto jurnalistik dalam artikel “Photojournalist Wades Through Plastic Waste to Document Bali’s Pollution Crisis” yang dipublikasikan di media PetaPixel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap denotasi, foto-foto merepresentasikan kondisi nyata penumpukan sampah plastik di wilayah pesisir Bali, sementara pada tahap konotasi, elemen visual seperti komposisi, sudut pengambilan gambar, objek, dan interaksi manusia dengan lingkungan membangun makna mengenai kerusakan ekosistem akibat aktivitas manusia. Pada tahap mitos, foto-foto tersebut mendekonstruksi citra Bali sebagai “pulau surga” dan mengungkap krisis ekologis yang bertentangan dengan narasi pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa foto jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi visual, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mampu membentuk persepsi publik dan membangun wacana kritis terhadap isu lingkungan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: MUHAMMAD RADITYA FARELL (Penulis-153220057) ; Agung Prabowo (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Foto Jurnalistik, Semiotika, Krisis Sampah Plastik, Bali
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Komunikasi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 25 May 2026 06:11
Last Modified: 25 May 2026 06:11
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48842

Actions (login required)

View Item View Item