PENENTUAN SUPPLIER KULIT SARUNG TANGAN PURE GLOVE DENGAN METODE AHP-CRITIC DAN COCOSO : Studi Kasus pada PT Jogja Glove Indonesia, Sleman, DIY

Jey Pindonta Ginting, . (2026) PENENTUAN SUPPLIER KULIT SARUNG TANGAN PURE GLOVE DENGAN METODE AHP-CRITIC DAN COCOSO : Studi Kasus pada PT Jogja Glove Indonesia, Sleman, DIY. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
1_Cover_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
2_Abstrak_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
4_Daftar Isi_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf] Text
6_Skripsi Full_122220118_Jey Pindonta Ginting.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Peningkatan permintaan sarung tangan Pure Glove tipe pearl white di PT Jogja Glove Indonesia (PT JGI) belum sepenuhnya dapat diimbangi oleh kemampuan pemasok utama dalam menyediakan bahan baku sheepskin sesuai dengan standar perusahaan. Keterbatasan kapasitas pasokan serta variasi kualitas kulit berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara kebutuhan produksi dan ketersediaan bahan baku, yang pada akhirnya dapat mengganggu kelancaran proses produksi dan konsistensi mutu produk. Oleh karena itu, diperlukan penentuan pemasok kulit tambahan yang dilakukan secara sistematis dan objektif.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemasok kulit tambahan yang paling sesuai bagi PT JGI. Metode penelitian yang digunakan merupakan integrasi Analytical Hierarchy Process (AHP), Criteria Importance Through Intercriteria Correlation (CRITIC), dan Combined Compromise Solution (CoCoSo). Metode AHP digunakan untuk memperoleh bobot subjektif kriteria berdasarkan penilaian pihak internal perusahaan, metode CRITIC digunakan untuk menentukan bobot objektif berdasarkan tingkat variasi dan hubungan antarkriteria, sedangkan metode CoCoSo digunakan untuk melakukan pemeringkatan alternatif pemasok. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jarak dan transportasi yang digunakan, warna dan pori-pori kulit, relationship, harga, ketebalan kulit, serta tingkat stretching kulit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Budi Makmur Jayamurni Yogyakarta menempati peringkat pertama sebagai pemasok terpilih dengan skor kinerja (ki) sebesar 2,7912, diikuti oleh CV Adi Karya Jaya Leather sebagai peringkat kedua dengan skor kinerja sebesar 2,5841 dan PT Sayung Adhimukti sebagai peringkat ketiga dengan skor kinerja sebesar 2,0364. Pemasok terpilih dinilai memiliki kinerja paling optimal dan seimbang dalam memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan dan sesuai dengan standar perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi metode AHP–CRITIC–CoCoSo efektif dalam mendukung pengambilan keputusan penentuan pemasok secara komprehensif, objektif, dan konsisten.

Kata kunci:Pemilihan Supplier, AHP, CRITIC, CoCoSo, Sheepskin.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Jey Pindonta Ginting (Penulis - 122220118) Agus Ristono (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Supplier, AHP, CRITIC, CoCoSo, Sheepskin.
Subjek: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 12 Mar 2026 07:06
Last Modified: 12 Mar 2026 07:06
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47337

Actions (login required)

View Item View Item