IDENTIFIKASI ARSITEKTUR SESAR DAN KARAKTERISTIK REKAHAN SERTA PENGARUH TERHADAP ALTERASI DAN MINERALISASI DAERAH KARANGREJO, PACITAN

ZELVANY, ZSHELDA TIARA (2026) IDENTIFIKASI ARSITEKTUR SESAR DAN KARAKTERISTIK REKAHAN SERTA PENGARUH TERHADAP ALTERASI DAN MINERALISASI DAERAH KARANGREJO, PACITAN. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 111220006_Cover - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
111220006_Cover - Zshelda Tiara Zelvany.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 111220006_Abstrak - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
111220006_Abstrak - Zshelda Tiara Zelvany.pdf

Download (577kB)
[thumbnail of 111220006_Halaman Pengesahan - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
111220006_Halaman Pengesahan - Zshelda Tiara Zelvany.pdf

Download (422kB)
[thumbnail of 111220006_Daftar Isi - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
111220006_Daftar Isi - Zshelda Tiara Zelvany.pdf

Download (585kB)
[thumbnail of 11220006_Daftar Pustaka - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
11220006_Daftar Pustaka - Zshelda Tiara Zelvany.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of 111220006_Fulltext - Zshelda Tiara Zelvany.pdf] Text
111220006_Fulltext - Zshelda Tiara Zelvany.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (29MB)

Abstract

Daerah Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan merupakan bagian
dari busur magmatik Jawa bagian selatan yang dipengaruhi oleh aktivitas tektonik
dan magmatisme sehingga berkembang struktur sesar, alterasi hidrotermal, dan
mineralisasi. Struktur sesar berperan sebagai jalur migrasi fluida hidrotermal
melalui peningkatan permeabilitas sekunder yang dikontrol oleh karakteristik
jaringan rekahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
arsitektur sesar, mengkarakterisasi jaringan rekahan, serta menganalisis
pengaruhnya terhadap persebaran alterasi dan mineralisasi di daerah penelitian.
Penelitian dilakukan melalui pemetaan geologi, alterasi serta scanline secara tegak
lurus terhadap sesar. Analisis dilakukan menggunakan pengamatan megaskopis,
petrografi, mineragrafi, analisis stereografi, analisis kuantitatif rekahan meliputi
densitas (P20), intensitas (P21), topologi jaringan rekahan untuk memperkirakan
konektivitas hidraulik, serta analisis distribusi frekuensi kumulatif rekahan untuk
mengestimasi lebar damage zone. Seluruh hasil kemudian diintegrasikan untuk
menginterpretasikan hubungan antara arsitektur sesar, alterasi hidrotermal, dan
mineralisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh
Satuan Lava Andesit Karangrejo berumur Oligosen Akhir–Miosen Awal. Alterasi
hidrotermal yang berkembang terdiri atas alterasi propilitik, alterasi argilik, dan
alterasi silisik, sedangkan mineralisasi dicirikan oleh pirit, kalkopirit, dan galena
yang mengisi vein dan veinlet. Struktur geologi didominasi oleh tiga sesar mendatar
menganan yang berkembang mengikuti sistem Riedel dengan set rekahan R, R', dan
P. Analisis distribusi rekahan menunjukkan peningkatan intensitas, densitas, dan
konektivitas hidraulik menuju fault core. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
arsitektur sesar mengendalikan perkembangan jaringan rekahan, sedangkan
karakteristik jaringan rekahan mengontrol sirkulasi fluida hidrotermal serta
distribusi alterasi dan mineralisasi di daerah Karangrejo, Pacitan.
Kata kunci: Alterasi, Karangrejo, Mineralisasi, Rekahan, Sesar.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Alterasi, Karangrejo, Mineralisasi, Rekahan, Sesar.
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 23 Oct 2026 01:58
Last Modified: 23 Oct 2026 01:58
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49992

Actions (login required)

View Item View Item