EVALUASI PELEDAKAN OVERBURDEN DENGAN METODE TOPSIS DI PIT PINANG A9, PT BUKIT BAIDURI ENERGI, KALIMANTAN TIMUR

VANDA, ELIZABETH STEVANI (2026) EVALUASI PELEDAKAN OVERBURDEN DENGAN METODE TOPSIS DI PIT PINANG A9, PT BUKIT BAIDURI ENERGI, KALIMANTAN TIMUR. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 112220094_Cover - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Cover - Stevani Vanda.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of 112220094_Abstrak - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Abstrak - Stevani Vanda.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of 112220094_Halaman Pengesahan - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Halaman Pengesahan - Stevani Vanda.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 112220094_Daftar Isi - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Daftar Isi - Stevani Vanda.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of 112220094_Daftar Pustaka - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Daftar Pustaka - Stevani Vanda.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 112220094_Full Text - Stevani Vanda.pdf] Text
112220094_Full Text - Stevani Vanda.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract

PT Bukit Baiduri Energi merupakan perusahaan pertambangan batubara yang
berlokasi di Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara,
Kalimantan Timur, dengan luas Izin Usaha Pertambangan (IUP) mencapai 4.081
km². Perusahaan ini melakukan pengupasan overburden dengan metode peledakan
di Pit Pinang A9. Kegiatan peledakan menghadapi sejumlah permasalahan, yaitu
nilai
airblast yang melampaui Nilai Ambang Batas (NAB) 110 dB
(SNI 7570:2023), powder factor (PF) yang melebihi standar perusahaan sebesar
0,12 kg/m³, ukuran fragmentasi hasil peledakan lebih dari 30 mm , serta loading
time alat muat yang melebihi 12 detik. Kondisi ini perlu dievaluasi mengingat Pit
Pinang A9 berjarak hanya 1,2 km dari permukiman warga.Penelitian dilakukan
dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data dari 43 kali peledakan. Seluruh
data dianalisis menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity
to Ideal Solution (TOPSIS) dalam kerangka Multi-Criteria Decision Making
(MCDM) untuk menentukan geometri peledakan yang terbaik.Hasil analisis
menunjukkan bahwa geometri peledakan ke 23 merupakan yang terbaik dengan
burden 6 meter, spacing 7 meter, stemming 4 meter, dan powder column 3,4 meter,
menghasilkan PF 0,11 kg/m³, PPV 0,158 mm/s, airblast 111,9 dB, loading time
12,08 detik, dan fragmentasi <30 mm lolos 100%. Dari 43 peledakan yang
dievaluasi, sebanyak 67,44% telah memenuhi kriteria keberhasilan dengan nilai Ci*
rata-rata 0,74 (Kelas II/baik) sehingga tidak diperlukan perancangan ulang geometri
peledakan secara menyeluruh.
Kata kunci: geometri, kriteria, peledakan, TOPSIS

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: geometri, kriteria, peledakan, TOPSIS
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 21 Oct 2026 07:17
Last Modified: 21 Oct 2026 07:17
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49983

Actions (login required)

View Item View Item