NAJWA, TETA (2026) GEOLOGI DAN OPTIMASI LERENG HIGH WALL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BATUBARA MENGGUNAKAN LIMIT EQUILIBRIUM METHOD PADA LERENG TAMBANG TERBUKA, PROVINSI SUMATRA SELATAN. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
111220200_Cover - teta najwa.pdf Download (266kB) |
|
|
Text
111220200_Abstrak - teta najwa.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
111220200_Halaman Pengesahan - teta najwa.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
111220200_Daftar Isi - teta najwa.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
111220200_Daftar Pustaka - teta najwa.pdf Download (282kB) |
|
|
Text
111220200_Fulltext - teta najwa.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Kegiatan penambangan batubara tambang terbuka sangat dipengaruhi oleh
kestabilan lereng high wall. Pada Pit X PT Bukit Asam Tbk, Kecamatan Lawang
Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan, desain geometri lereng
berdasarkan RKAP 2026 belum menghasilkan faktor keamanan (FK) yang
memenuhi kriteria optimal sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827
K/30/MEM/2018, sehingga berpotensi membatasi perolehan batubara dan
meningkatkan volume pengerukan overburden secara tidak efisien. Penelitian
dilakukan melalui pemetaan geologi permukaan, analisis petrografi, dan
pengukuran scanline. Klasifikasi massa batuan menggunakan sistem RMR, dan
GSI. Analisis kestabilan lereng pada tiga penampang sayatan (A-A', B-B', C-C')
dilakukan dengan Limit Equilibrium Method pendekatan Morgenstern-Price
menggunakan software GeoStudio. Optimasi geometri lereng dilakukan dengan
memvariasikan sudut single slope, tinggi bench, dan lebar inter-ramp. Hasil
pemetaan geologi menunjukkan daerah penelitian tersusun atas Satuan
Batulempung dan Satuan Batupasir berumur Miosen Akhir yang terendapkan pada
lingkungan Transitional Lower Delta Plain, serta Satuan Timbunan Disposal
berumur Holosen, dengan struktur berupa kekar berarah NE–SW dan NW–SE serta
Right Lag Slip Fault. Analisis kestabilan desain RKAP 2026 menghasilkan FK
1,295 (A-A'), 1,412 (B-B'), dan 1,425 (C-C'), yang belum memenuhi kriteria
optimal. Berdasarkan nilai RMR 51,9 - 55 (Kelas III – Fair Rock) dan GSI 46,5 -
50, optimasi dilakukan dengan mengubah sudut single slope menjadi 55°, tinggi
bench menjadi 9 meter, dan lebar inter-ramp 18 meter, sehingga menghasilkan FK
statis 1,204 (A-A'), 1,209 (B-B'), dan 1,237 (C-C') yang memenuhi standar
minimum FK ≥ 1,2 – 1,3. Optimasi geometri lereng high wall terbukti mampu
meningkatkan keamanan lereng sekaligus memaksimalkan perolehan batubara dan
meminimalkan pengerukan overburden.
Kata kunci: Faktor Keamanan, High Wall, Kestabilan Lereng, Limit Equilibrium
Method, Optimasi Lereng
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Keamanan, High Wall, Kestabilan Lereng, Limit Equilibrium Method, Optimasi Lereng |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:29 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:29 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49978 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
