PENENTUAN ZONA PROSPEK HIDROKARBON BERDASARKAN ANALISIS PETROFISIKA LAPANGAN JEE, FORMASI BANGKO, BEKASAP, MENGGALA, CEKUNGAN SUMATRA TENGAH

HIBATULLAH, NURJIHAN MAHIRAH (2026) PENENTUAN ZONA PROSPEK HIDROKARBON BERDASARKAN ANALISIS PETROFISIKA LAPANGAN JEE, FORMASI BANGKO, BEKASAP, MENGGALA, CEKUNGAN SUMATRA TENGAH. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 111220024_Cover - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Cover - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of 111220024_Abstrak - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Abstrak - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 111220024_Halaman Pengesahan - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Halaman Pengesahan - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of 111220024_Daftar Isi - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Daftar Isi - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf

Download (349kB)
[thumbnail of 111220024_Daftar Pustaka - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Daftar Pustaka - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of 111220024_Fulltext - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf] Text
111220024_Fulltext - Nurjihan Mahirah Hibatullah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (50MB)

Abstract

Formasi Bangko, Bekasap, dan Menggala pada Lapangan JEE di Cekungan
Sumatra Tengah merupakan sistem pengendapan yang dipengaruhi pasang surut
dan menghasilkan variasi fasies serta karakteristik reservoir yang kompleks. Variasi
karakteristik tersebut memengaruhi kualitas reservoir dan distribusi hidrokarbon,
sehingga diperlukan pemahaman mengenai hubungan antara fasies dan
karakteristik petrofisika untuk mengidentifikasi zona prospek hidrokarbon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan pengendapan,
karakteristik petrofisika, serta menentukan zona prospek hidrokarbon melalui
integrasi data wireline log dan core. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dan kuantitatif. Metode kualitatif meliputi interpretasi litologi, elektrofasies, fasies,
lingkungan pengendapan dan interpretasi sikuen stratigrafi. Metode kuantitatif
dilakukan melalui perhitungan parameter petrofisika yang meliputi volume shale,
porositas, permeabilitas, dan saturasi air untuk mengevaluasi kualitas reservoir dan
menentukan zona prospek hidrokarbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
lingkungan pengendapan berkembang pada tidal sand ridge bagian subtidal yang
terdiri atas tiga asosiasi fasies utama, yaitu tidal ridge axis, tidal ridge off-axis, dan
tidal ridge fringe. Analisis petrofisika menunjukkan bahwa. Formasi Bekasap
memiliki volume shale 0,1–0,25 v/v, porositas efektif 0,15–0,25 v/v, permeabilitas
49–2700 mD, dan saturasi air 0,4–0,8 v/v, Formasi Bangko memiliki volume shale
0,2–0,3 v/v, porositas efektif 0,19–0,26 v/v, permeabilitas 30–2300 mD, dan
saturasi air 0,6–0,82 v/v sedangkan Formasi Menggala memiliki volume shale 0,1
0,2 v/v, porositas efektif 0,16–0,36 v/v, permeabilitas 46–2600 mD, dan saturasi air
0,5–0,75 v/v. Zona prospek hidrokarbon berkembang pada interval reservoir yang
didominasi oleh fasies tidal ridge axis dan tidal ridge off-axis dengan karakteristik
reservoir yang relatif lebih baik, sehingga diinterpretasikan sebagai zona prospek
hidrokarbon utama pada daerah penelitian.
Kata kunci : fasies, hidrokarbon, petrofisika, Cekungan Sumatra, tidal sand ridge

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: fasies, hidrokarbon, petrofisika, Cekungan Sumatra, tidal sand ridge
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 20 Oct 2026 01:55
Last Modified: 20 Oct 2026 01:55
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49974

Actions (login required)

View Item View Item