PUTERI HUMAIRRAH FAJR, . (2026) ANALISIS PENGARUH REKAYASA VENTILASI TERHADAP DISTRIBUSI ALIRAN UDARA DAN HEAT STRESS INDEX PADA TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA PT NHM. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
112220230_Cover - puteri humairrah.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
112220230_Abstrak - puteri humairrah.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
112220230_Halaman Pengesahan - puteri humairrah.pdf Download (390kB) |
|
|
Text
112220230_Daftar Isi - puteri humairrah.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
112220230_Daftar Pustaka - puteri humairrah.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
112220230_Full Text - puteri humairrah.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tambang Bawah Tanah Kencana yang dioperasikan oleh PT Nusa Halmahera Minerals menggunakan metode Underhand Cut and Fill di Pulau Halmahera, Maluku Utara. Kemajuan penambangan pada heading KN 14C menyebabkan jarak antara auxiliary fan dan heading melebihi 500 meter, melampaui standar perusahaan. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya suplai udara segar dan memburuknya kondisi termal pada heading, sehingga diperlukan rekayasa ventilasi berupa pembuatan shaft VD10 sebagai jalur exhaust baru dan pemindahan auxiliary fan sejauh 200 m mendekati heading.
Penelitian ini menganalisis pengaruh rekayasa ventilasi tersebut terhadap distribusi aliran udara dan kondisi termal lingkungan kerja menggunakan dua indikator heat stress index, yaitu Temperatur Efektif (Te) dan Thermal Work Limit (TWL). Pengukuran dilakukan pada beberapa vent station di Area KN menggunakan TSI VelociCalc Air Velocity Meter dengan Metode Traversing untuk pengukuran debit aliran udara, dan Kestrel 5500 Weather Meter untuk pengukuran parameter psikometri pada heading KN 14C. Penelitian mencakup tiga tahapan kondisi yaitu kondisi awal sebelum pembuatan shaft VD10, kondisi transisi saat kedua jalur exhaust terbuka secara bersamaan, dan kondisi akhir setelah VD9 ditutup serta auxiliary fan dipindahkan. Evaluasi kesesuaian debit dan pola distribusi aliran udara dilakukan menggunakan simulasi software VentSim Design 5.4.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa terjadi perubahan distribusi debit dan pola aliran udara return. Pada kondisi awal, seluruh return air sebesar 116,80 m³/s mengalir melalui VD9 sebagai jalur exhaust tunggal. Pada kondisi transisi, return air terbagi menjadi dua jalur exhaust, dengan debit sebesar 91,89 m³/s mengalir melalui VD9 dan 23,24 m³/s mengalir melalui shaft VD10. Pada kondisi akhir, return air terpusat menuju shaft VD10 dengan debit sebesar 109,50 m³/s, dengan kebocoran pada VD9 sebesar 19,44 m³/s. Perubahan distribusi aliran udara berdampak terhadap perbaikan kondisi termal lingkungan kerja. Nilai Te menurun dari 31,6°C menjadi 27,7°C, sedangkan TWL meningkat dari 114 W/m² pada Withdrawal Zone–137 W/m² pada Buffer Zone menjadi 188–200 W/m² pada Acclimatization Zone. Pola distribusi aliran udara hasil pengukuran lapangan menunjukkan kesesuaian dengan hasil simulasi VentSim Design 5.4.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Distribusi Aliran Udara, Heat Stress Index, Temperatur Efektif, Thermal Work Limit, Ventilasi Tambang Bawah Tanah |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 08:28 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 08:28 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
