Geologi Dan Kualitas Batubara Seam SM Daerah Banjarsari, Kec. Merapi Timur, Kab. Lahat, Prov. Sumatera Selatan

MHD.IRFAN PUTRA HAUMARY, . (2026) Geologi Dan Kualitas Batubara Seam SM Daerah Banjarsari, Kec. Merapi Timur, Kab. Lahat, Prov. Sumatera Selatan. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 111220046_Cover - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Cover - Irfan Haumary.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 111220046_Abstrak - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Abstrak - Irfan Haumary.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of 111220046_Halaman Pengesahan - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Halaman Pengesahan - Irfan Haumary.pdf

Download (76kB)
[thumbnail of 111220046_Daftar Isi - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Daftar Isi - Irfan Haumary.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of 111220046_Daftar Pustaka - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Daftar Pustaka - Irfan Haumary.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 111220046_Fulltext - Irfan Haumary.pdf] Text
111220046_Fulltext - Irfan Haumary.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Batubara merupakan salah satu sumber energi fosil utama di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Namun, kualitas batubara dapat bervariasi dan sangat dipengaruhi oleh faktor geologi seperti lingkungan pengendapan, umur geologi, dan struktur geologi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai hubungan antara kondisi geologi dan kualitas batubara menjadi penting untuk mendukung pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya batubara secara optimal. Daerah penelitian terletak di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan yang termasuk dalam Formasi Muara Enim, Cekungan Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, kualitas batubara Seam SM, serta hubungan antara kondisi geologi terhadap kualitas batubara. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis profil stratigrafi, pengukuran struktur geologi, analisis petrografi dan palinologi, serta analisis data pemboran dan data proksimat batubara. Analisis kualitas batubara dilakukan berdasarkan parameter total moisture, inherent moisture, ash, volatile matter, fixed carbon, total sulfur, dan nilai kalor mengacu pada standar ASTM D388-23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun atas Satuan Batulempung Muara Enim berumur Miosen Akhir–Pliosen Awal yang diendapkan pada lingkungan transitional lower delta plain, serta berkembang struktur geologi berupa cleat. Batubara Seam SM memiliki nilai rata-rata total moisture 41,08%, ash 5,31%, volatile matter 41,9%, fixed carbon 36,03%, total sulfur 0,3%, dan nilai kalor 5393 kcal/kg sehingga termasuk dalam peringkat Sub-bituminous B coal. Kualitas batubara dipengaruhi oleh lingkungan pengendapan delta plain yang didominasi sistem fluvial dan rawa air tawar, sedangkan struktur geologi relatif tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat kematangan batubara.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: batubara, kualitas batubara, lingkungan pengendapan, Muara Enim, proksimat
Subjek: Q Science > QE Geology
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 15 Oct 2026 08:19
Last Modified: 15 Oct 2026 08:19
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49956

Actions (login required)

View Item View Item