Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Variasi Data Curah Hujan Menggunakan Metode Morgenstern-Price dan Transient Groundwater Analysis di Desa Nagrakjaya, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat

KUSUMA, ROSE DIAH (2026) Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Variasi Data Curah Hujan Menggunakan Metode Morgenstern-Price dan Transient Groundwater Analysis di Desa Nagrakjaya, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 111220078_Cover - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Cover - ROSE DIAH KUSUMA.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of 111220078_Abstrak - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Abstrak - ROSE DIAH KUSUMA.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 111220078_Halaman Pengesahan - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Halaman Pengesahan - ROSE DIAH KUSUMA.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 111220078_Daftar Isi - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Daftar Isi - ROSE DIAH KUSUMA.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of 111220078_Daftar Pustaka - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Daftar Pustaka - ROSE DIAH KUSUMA.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of 111220078_Fulltext - ROSE DIAH KUSUMA.pdf] Text
111220078_Fulltext - ROSE DIAH KUSUMA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Nagrakjaya, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat yang mengalami fenomena longsor. Salah satu faktor penyebab longsor ini dapat terjadi karena litologi dominan yang ditemukan di lokasi penelitian berupa batupasir yang telah mengalami pelapukan, sedangkan salah satu faktor pemicu utama longsor ini dapat terjadi adalah intensitas curah hujan. Curah hujan menyebabkan lereng yang lapuk menjadi jenuh air sehingga lereng mengalami penurunan kuat geser dan peningkatan tekanan air pori yang bisa menyebabkan terjadinya kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan dari lereng berdasarkan variasi data curah hujan untuk mengetahui tren dari perubahan nilai faktor keamanan lereng. Metode analisis yang dilakukan adalah Morgenstern-Price dan Transient Groundwater Analysis. Metode ini dilakukan karena dapat menyimulasikan kondisi tekanan air pori pada lereng yang berubah terhadap waktu sehingga angka faktor keamanan lereng mengalami perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan untuk kondisi initial sebesar 1,115, sedangkan untuk kondisi analisis transient yaitu 1,105 pada curah hujan 46,625 mm/bulan; 1,103 pada curah hujan 218,75 mm/bulan; 1,101 pada curah hujan 348,25 mm/bulan dan 1,099 pada curah hujan 667 mm/bulan. Hal ini menunjukkan terjadi tren penurunan nilai faktor keamanan akibat curah hujan dan lereng termasuk kritis saat kondisi initial. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai upaya mitigasi non struktural bagi masyarakat setempat.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: curah hujan, faktor keamanan, longsor, metode Morgenstern-Price, Transient Groundwater Analysis
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 15 Oct 2026 06:42
Last Modified: 15 Oct 2026 06:42
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49939

Actions (login required)

View Item View Item