RYAN RASHAD IBRAHIM, . (2026) Perencanaan Stimulasi Hydraulic Fracturing Untuk Optimasi Produksi Pada Low Quality Reservoir (LQR) Sumur "RYN" Lapangan "RRI". Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
113220157_Cover - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Download (120kB) |
|
|
Text
113220157_Abstrak - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
113220157_Halaman Pengesahan - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
113220157_Daftar Isi - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Download (796kB) |
|
|
Text
113220157_Daftar Pustaka - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
113220157_Fulltext - RYAN RASHAD IBRAHIM.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Sumur RYN pada Lapangan RRI merupakan sumur infill yang direncanakan untuk mengembangkan potensi hidrokarbon pada Lapisan R-28B Formasi Sandstone Main/Upper Cibulakan yang termasuk kategori low quality reservoir (LQR) dengan permeabilitas sebesar 10 mD. Nilai permeabilitas rendah menyebabkan kemampuan alir fluida reservoir terbatas sehingga produktivitas alami sumur menjadi rendah dan memerlukan metode stimulasi untuk meningkatkan performa produksi. Penelitian ini bertujuan merencanakan stimulasi hydraulic fracturing yang optimum untuk meningkatkan produktivitas Sumur RYN serta membandingkan potensinya dengan metode pengembangan sumur horizontal.
Metode penelitian dilakukan melalui persiapan data sumur, data reservoir, dan data mekanika batuan sebagai dasar simulasi hydraulic fracturing. Penentuan desain dilakukan melalui analisis sensitivitas terhadap jenis fluida perekah, ukuran dan massa proppant, serta volume pad, yang menghasilkan 72 skenario desain dan disederhanakan menjadi enam skenario representatif. Simulasi geometri rekahan dilakukan menggunakan software simulasi hydraulic fracturing dengan metode PKN 2D, sedangkan analisis laju produksi menggunakan metode nodal analysis dengan bantuan software analisis produksi. Keberhasilan stimulasi dilakukan melalui perhitungan fold of incrase (FOI) dan permeabilitas rata-rata formasi.
Hasil terbaik diperoleh dari skenario dengan penggunaan fluida perekah YF130.1 HTD, proppant Carbolite 12/18 mesh, massa proppant sebesar 100.000 lb, dan volume pad sebesar 30%. Desain tersebut menghasilkan panjang rekahan sebesar 758,4 ft, lebar rekahan sebesar 0,394 inch, konduktivitas rekahan sebesar 38.798 md.ft, nilai FCD sebesar 6,5, serta peningkatan laju produksi dari 161 STB/day sebelum stimulasi menjadi 1136 STB/day setelah stimulasi dengan nilai FOI sebesar 7,05 dan permeabilitas rata-rata formasi sebesar 595 mD. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode hydraulic fracturing lebih optimum dibandingkan dengan metode sumur horizontal yang menghasilkan laju produksi sebesar 928 STB/day, sehingga dinilai lebih sesuai untuk meningkatkan produktivitas pada reservoir dengan karakteristik low quality reservoir (LQR).
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fluida Perekah, Hydraulic Fracturing, LQR, Nodal Analysis, Proppant |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:12 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:12 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49859 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
