Jannah, Ghina Raodatul (2026) ANALISIS ZONASI RAWAN BENCANA LONGSOR PADA DAERAH KALORAN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TEMANGGUNG, PROVINSI JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220003_COVER - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
111220003_ABSTRAK - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
111220003_HALAMAN PENGESAHAN - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Download (456kB) |
|
|
Text
111220003_DAFTAR ISI - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
111220003_DAFTAR PUSTAKA - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
111220003_Full Text - 003_Ghina Raodatul Jannah.pdf Restricted to Repository staff only Download (25MB) |
Abstract
Secara geografis, daerah penelitian berada pada Kecamatan Kaloran dan sekitarnya, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, kisaran 7°–7°30' LS dan 110°–110°30' BT, serta termasuk dalam sistem koordinat UTM zona 49S yang mencakup rentang bujur 108° BT hingga 114° BT dengan luas wilayah penelitian sebesar 5 × 5 km. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi, menganalisis faktor-faktor pengontrol utama tingkat kerawanan bencana longsor di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deterministik empirik (Heuristic Overlay Indexing) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penentuan zonasi kerawanan longsor dilakukan melalui proses pengharkatan (scoring), pembobotan (weighting), dan tumpang susun (overlay) terhadap 7 parameter fisik pengontrol kestabilan lereng, yaitu: kemiringan lereng, jarak dari struktur, batuan penyusun lereng, curah hujan, tata air lereng (densitas kelurusan), peta rawan gempa, serta tata guna lahan (vegetasi). Untuk menguji tingkat keandalan dan akurasi dari model peta zonasi rawan longsor yang dihasilkan, dilakukan uji validasi menggunakan kurva ROC (Receiver Operating Characteristic) dengan parameter nilai AUC (Area Under Curve). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian secara geomorfologi tersusun atas Perbukitan Struktural (S1) dan Perbukitan Terkikis Denudasional (D1), dengan susunan stratigrafi dari tua ke muda yang terdiri dari Satuan Batulempung Kerek, Satuan Batupasir Penyatan, dan Satuan Breksi Penyatan. Struktur geologi lokal yang berkembang mengontrol pola pengaliran berupa paralel, sub-paralel, dan subdendritik. Berdasarkan hasil integrasi multi-parameter deterministik tersebut, zonasi kerawanan bencana longsor di Kecamatan Kaloran terbagi menjadi tiga kelas, yaitu Zona Kerawanan Rendah, Zona Kerawanan Sedang, dan Zona Kerawanan Tinggi. peta zonasi rawan bencana longsor yang disusun menggunakan pendekatan deterministik empirik 7 parameter ini memiliki tingkat akurasi dan klasifikasi yang sangat baik (Good Classification) serta valid untuk digunakan sebagai acuan mitigasi bencana daerah setempat.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kaloran, Longsor, Deterministik, SIG, Parameter, Kurva ROC, AUC |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:18 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:21 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49852 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
