ANALISIS KERENTANAN GERAKAN TANAH MENGGUNAKAN METODE FREQUENCY RATIO DAERAH PENGKOK, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

ZAHRA KHAIRUNNISA PUTRI, . (2026) ANALISIS KERENTANAN GERAKAN TANAH MENGGUNAKAN METODE FREQUENCY RATIO DAERAH PENGKOK, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 111220041_COVER  - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_COVER - Zahra Khairunnisa Putri.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of 111220041_ABSTRAK - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_ABSTRAK - Zahra Khairunnisa Putri.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 111220041_Halaman Pengesahan - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_Halaman Pengesahan - Zahra Khairunnisa Putri.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of 111220041_Daftar Isi - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_Daftar Isi - Zahra Khairunnisa Putri.pdf

Download (354kB)
[thumbnail of 111220041_Daftar Pustaka  - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_Daftar Pustaka - Zahra Khairunnisa Putri.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 111220041_Zahra Khairunnisa_Draft Skripsi FIX - Zahra Khairunnisa Putri.pdf] Text
111220041_Zahra Khairunnisa_Draft Skripsi FIX - Zahra Khairunnisa Putri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (26MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Daerah Pengkok dan sekitarnya, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis terletak pada UTM 49S, dengan koordinat X = 443000-446000 dan Y = 9128000-9131000. Kabupaten Gunungkidul, khususnya Kecamatan Patuk mencatat lebih dari 100 kejadian tanah longsor. Dari banyaknya kejadian gerakan tanah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memetakan geologi dan membuat peta kerentanan gerakan tanah di daerah penelitian. Salah satu metode yang digunakan yaitu menggunakan metode frequency ratio. Metode ini digunakan untuk mengetahui faktor pengontrol yang paling berpengaruh terhadap kejadian gerakan tanah di daerah penelitian. Berdasarkan analisis yang dilakukan, pada daerah penelitian memiliki pola pengaliran berupa subdendritik. Aspek geomorfologi yang terdapat pada di daerah penelitian berupa satuan bentuk lahan Perbukitan Struktural (S1), Lereng Struktural (S2), Tubuh Sungai (F1), dan Perbukitan Karst (K1). Stratigrafi yang berkembang di daerah penelitian tersusun dari tua ke muda yaitu Satuan breksi Nglanggeran, Satuan batupasir Sambipitu, Satuan batugamping Oyo, dan Satuan endapan alluvial, serta keterdapatan struktur geologi berupa sesar kiri naik dan kekar. Analisis metode frequency ratio menggunakan enam parameter yaitu jarak struktur, jarak sungai, tataguna lahan, kemiringan lereng, litologi, dan jarak jalan untuk membuat peta kerentanan gerakan tanah yang terbagi menjadi empat kelas yaitu sangat rendah, rendah, menengah, dan tinggi. Peta kerentanan gerakan tanah diperoleh validasi kelayakan berdasarkan nilai area under curve yaitu 0,8125 atau 81,25% dengan klasifikasi kualitas baik.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: area under curve, frequency ratio, parameter, validasi
Subjek: Q Science > QE Geology
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 14 Oct 2026 02:23
Last Modified: 14 Oct 2026 02:23
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49840

Actions (login required)

View Item View Item