TEGAR ARYA VANDANU, . (2026) ANALISIS KERUSAKAN DAN EVALUASI JALAN ANGKUT BERDASARKAN KONDISI CBR DAN GEOMETRI PT BUMA SITE INDONESIA PRATAMA. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
112220005_Cover - Tegar Arya Vandanu.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
112220005_Abstrak - Tegar Arya Vandanu.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
112220005_Halaman Pengesahan - Tegar Arya Vandanu.pdf Download (327kB) |
|
|
Text
112220005_Daftar Isi - Tegar Arya Vandanu.pdf Download (427kB) |
|
|
Text
112220005_Daftar Pustaka - Tegar Arya Vandanu.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
112220005_Fulltext - Tegar Arya Vandanu.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Jalan angkut merupakan komponen krusial dalam kegiatan operasi penambangan terbuka, di mana aktivitas pengangkutan material berkontribusi hingga 40–50% dari total biaya operasional tambang. Namun, pada week 7 Tahun 2026, target kecepatan alat angkut pada PT BUMA site IPR tidak dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi aktual jalan angkut, menganalisis pengaruh nilai California Bearing Ratio (CBR) dan geometri jalan terhadap penilaian Qulaitative Rolling Resistance (QRR) dan Road Performance Monitoring (RPM), serta merumuskan evaluasi teknis perkerasan dan pemeliharaan jalan angkut di PT BUMA site IPR. Pengumpulan data meliputi pengukuran geometri jalan per segmen, pengujian CBR melalui konversi nilai Clegg Impact Value (CIV), penilaian QRR, dan penilaian RPM. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa CBR memiliki pengaruh kuat terhadap penilaian QRR dengan koefisien korelasi sebesar 0,751 dan nilai R² sebesar 0,564. Sedangkan, dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan enam parameter geometri jalan terhadap penilaian RPM menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,670 dan nilai (Adjusted R²) sebesar 0,283. Nilai CBR minimum yang dipersyaratkan ditetapkan sebesar 42%, dengan tebal lapisan base course tanpa geotekstil antara 0,58–1,36 meter dan dengan geotekstil antara 0,38–1,09 meter berdasarkan metode Giroud-Han dan ketebalan 0,31-0,49 meter dengan metode kurva CBR. Kerusakan dominan berupa kerusakan struktural yang terdiri dari corrugation dan rutting (54% pada fleet HB2506 dan 57% pada fleet CB6221) diperbaiki melalui metode patching pada lapisan subgrade. Setelah optimalisasi jalan angkut, dilakukan simulasi terhadap rimpull pada kondisi perbaikan rolling resistance, kecepatan alat angkut fleet HB2506 meningkat dari 15,81 km/jam menjadi 25,75 km/jam (kondisi bermuatan) dan dari 18,58 km/jam menjadi 29,45 km/jam (kondisi tidak bermuatan) serta fleet CB6221 meningkat dari 12,46 km/jam menjadi 23,44 km/jam (bermuatan) dan dari 15,13 km/jam menjadi 29,9 km/jam (kondisi tidak bermuatan).
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Jalan Angkut Tambang, CBR, Qualitative RR, RPM, Perkerasan Jalan. |
| Subjek: | T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 08:32 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 08:33 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
