POTENSI GENANGAN BANJIR BERBASIS TOPOGRAPHIC WETNESS INDEX (TWI) DAN WEIGHTED OVERLAY DI SUB DAS CELENG KABUPATEN BANTUL

Saputri, Mareta Fadilla Ayu (2026) POTENSI GENANGAN BANJIR BERBASIS TOPOGRAPHIC WETNESS INDEX (TWI) DAN WEIGHTED OVERLAY DI SUB DAS CELENG KABUPATEN BANTUL. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 117220008_Cover - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Cover - 008_Mareta Fadilla.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of 117220008_Abstrak - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Abstrak - 008_Mareta Fadilla.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of 117220008_Halaman Pengesahan - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Halaman Pengesahan - 008_Mareta Fadilla.pdf

Download (78kB)
[thumbnail of 117220008_Daftar Isi - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Daftar Isi - 008_Mareta Fadilla.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of 117220008_Daftar Pustaka - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Daftar Pustaka - 008_Mareta Fadilla.pdf

Download (252kB)
[thumbnail of 117220008_Fulltext - 008_Mareta Fadilla.pdf] Text
117220008_Fulltext - 008_Mareta Fadilla.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (28MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Banjir merupakan salah bencana yang sangat sering terjadi di Indonesia, terutama
pada area dengan kondisi topografi yang rendah, curah hujan tinggi, dan
penyerapan air yang kurang baik, salah satu wilayah yang sering mengalami
kejadian banjir yaitu Sub DAS Celeng. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan
untuk memetakan potensi genangan banjir di Sub DAS Celeng menggunakan
Metode Topographic Wetness Index (TWI) dan Weighted Overlay dengan
parameter yang mempengaruhi terjadinya genangan banjir. Parameter tersebut yaitu
curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, elevasi, kemiringan lereng, kerapatan
drainase, dan jarak dari sungai serta melakukan validasi hasil pengolahan dengan
data historis kejadian banjir yang pernah terjadi. Dari hasil pengolahan yang telah
dilakukan didapatkan model terbaik yaitu model kedua dengan presentase
kesesuaian model dan buffer titik historis kejadian banjir sebesar 0% pada tingkat
sangat rendah, 9% pada tingkat rendah, 32% pada tingkat sedang, 36% pada tingkat
tinggi, dan 23% pada tingkat sangat tinggi. Desa dengan historis titik kejadian
banjir paling banyak yaitu Desa Imogiri dan Desa Wukirsari, hal tersebut sesuai
dengan hasil pengolahan potensi genangan banjir yang menunjukkan jika kedua
desa tersebut didominasi oleh kelas potensi tinggi dan sangat tinggi. Peta hasil
penelitian ini diharapkan dapat membantu perencanaan mitigasi dan pengelolaan
wilayah yang lebih baik di Sub DAS Celeng.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Genangan Banjir, Sistem Informasi Geografis (SIG), Sub-DAS Celeng, Topographic Wetness Index (TWI), Weighted Overlay
Subjek: Q Science > QA Mathematics
Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 13 Oct 2026 06:51
Last Modified: 13 Oct 2026 06:52
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49815

Actions (login required)

View Item View Item