Carlotta, Nixon (2026) STUDI DINAMIKA FLUIDA KOMPUTASIONAL PADA PEMBENTUKAN MORFOLOGI PARTIKEL INCONEL 625 DALAM PROSES GAS ATOMISASI. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
116210042_Cover - Steven Edward.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
116210042_Abstrak - Steven Edward.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
116210042_Halaman Pengesahan - Steven Edward.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
116210042_Daftar Isi - Steven Edward.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
116210042_Daftar Pustaka - Steven Edward.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
116210042_Fulltext - Steven Edward.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Kualitas serbuk logam untuk aplikasi additive manufacturing dipengaruhi oleh ukuran, distribusi ukuran, dan morfologi partikel yang terbentuk selama proses atomisasi. Droplet yang terbentuk selama tahap primary atomization merupakan tahap awal pembentukan serbuk logam sehingga karakteristik droplet dapat digunakan untuk mengevaluasi kecenderungan kualitas serbuk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tekanan dan jenis gas atomisasi terhadap karakteristik droplet Inconel 625 menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) berbasis Volume of Fluid (VOF). Simulasi dilakukan pada close-coupled gas atomizer dua dimensi dengan variasi tekanan 4,5; 6; 7,5; dan 9 MPa menggunakan gas argon (Ar) dan helium (He). Analisis morfologi dilakukan pada daerah downstream berdasarkan parameter diameter, circularity, distribusi ukuran, dan kontur fraksi volume. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan tekanan meningkatkan kecepatan aliran, Turbulent Kinetic Energy (TKE), dan intensitas breakup selama proses atomisasi. Hasil Two-Way ANOVA menunjukkan bahwa tekanan dan jenis gas memberikan pengaruh signifikan terhadap circularity droplet (p < 0,001). Pada diameter droplet, tekanan dan jenis gas secara individual tidak berpengaruh signifikan (p > 0,05), namun interaksi antara tekanan dan jenis gas berpengaruh signifikan (p = 0,044). Hasil tersebut menunjukkan bahwa respons morfologi droplet terhadap perubahan tekanan bergantung pada jenis gas atomisasi yang digunakan. Secara umum, penggunaan argon menghasilkan droplet yang lebih homogen dan memiliki circularity yang lebih tinggi dibandingkan helium. Kondisi atomisasi menggunakan gas argon pada tekanan 7,5 MPa menghasilkan distribusi ukuran dan bentuk droplet yang paling homogen sehingga berpotensi menghasilkan kualitas serbuk yang lebih baik untuk aplikasi additive manufacturing.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Gas atomization, Inconel 625, Computational Fluid Dynamics, Volume of Fluid, droplet, additive manufacturing. |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Metalurgi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 06:41 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 06:41 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
