ANALISIS DETERMINAN PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI JAWA–BALI TAHUN 2017–2024 MENGGUNAKAN SYSTEM GENERALIZED METHOD OF MOMENTS (GMM)

YOGA HIJRATUL AKBAR, . (2026) ANALISIS DETERMINAN PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI JAWA–BALI TAHUN 2017–2024 MENGGUNAKAN SYSTEM GENERALIZED METHOD OF MOMENTS (GMM). Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 143220104_Cover - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Cover - Yoga Hijratul Akbar.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of 143220104_Abstrak - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Abstrak - Yoga Hijratul Akbar.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of 143220104_Halaman Pengesahan - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Halaman Pengesahan - Yoga Hijratul Akbar.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 143220104_Daftar Isi - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Daftar Isi - Yoga Hijratul Akbar.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 143220104_Daftar Pustaka - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Daftar Pustaka - Yoga Hijratul Akbar.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of 143220104_Fulltext - Yoga Hijratul Akbar.pdf] Text
143220104_Fulltext - Yoga Hijratul Akbar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Penelitian ini menganalisis determinan persentase pekerja sektor informal
dengan menekankan dinamika sektor informal, jumlah industri skala mikro,
pengeluaran untuk pekerja industri skala mikro, angka partisipasi kasar (APK)
perguruan tinggi, serta tingkat keterampilan teknologi informasi dan komunikasi
(TIK) penduduk usia 15–59 tahun menggunakan data panel tujuh provinsi di
Indonesia. Metode System Generalized Method of Moments (System-GMM)
digunakan untuk mengakomodasi sifat dinamis sektor informal, potensi
endogenitas, dan heterogenitas antarwilayah. Hasil estimasi menunjukkan adanya
persistensi sektor informal yang kuat, ditunjukkan oleh pengaruh positif dan
signifikan lag pekerja informal. Jumlah industri skala mikro berpengaruh positif
dan signifikan terhadap peningkatan pekerja sektor informal, sementara
pengeluaran untuk pekerja industri skala mikro berpengaruh negatif dan
signifikan, menandakan pentingnya kualitas pengeluaran tenaga kerja dalam
menekan informalitas. APK perguruan tinggi tidak berpengaruh signifikan
terhadap sektor informal, sedangkan keterampilan TIK berpengaruh positif dan
signifikan, yang mengindikasikan berkembangnya bentuk-bentuk informalitas
berbasis digital. Temuan ini menegaskan bahwa penurunan sektor informal
memerlukan intervensi struktural yang berfokus pada peningkatan kualitas
pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, dan kebijakan formalisasi yang adaptif
terhadap perkembangan ekonomi digital.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: sektor informal; industri skala mikro; pengeluaran untuk tenaga kerja; System GMM; keterampilan TIK
Subjek: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > (S1) Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:39
Last Modified: 13 Oct 2026 03:39
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49792

Actions (login required)

View Item View Item