IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RESIKO PADA KEGIATAN PENAMBANGAN TANAHA URUG DI CV. SEGARA GUNUNG MANUNGGAL DENGAN METODE KUALITATIF

JHON ADAM SIHOTANG, . (2026) IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RESIKO PADA KEGIATAN PENAMBANGAN TANAHA URUG DI CV. SEGARA GUNUNG MANUNGGAL DENGAN METODE KUALITATIF. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 112200086_Cover - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Cover - Jhon Sihotang.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of 112200086_Abstrak - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Abstrak - Jhon Sihotang.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of 112200086_Halaman Pengesahan - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Halaman Pengesahan - Jhon Sihotang.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 112200086_Daftar Isi - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Daftar Isi - Jhon Sihotang.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of 112200086_Daftar Pustaka - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Daftar Pustaka - Jhon Sihotang.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 112200086_Full Text - Jhon Sihotang.pdf] Text
112200086_Full Text - Jhon Sihotang.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

CV. Segara Gunung Manunggal merupakan perusahaan penambangan tanah urug dengan kegiatan operasional yang meliputi penggalian, pemuatan, dan pengangkutan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat resiko, menentukan pengendalian resiko, dan mengevaluasi pelaksanaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kegiatan penambangan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko (IBPR). Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, serta dokumen pendukung perusahaan berupa arsip safety talk, laporan inspeksi K3, dan laporan investigasi. Penilaian resiko dilakukan berdasarkan parameter likelihood dan consequence dengan mengacu pada matriks resiko OHSAS 18001:2007. Pengendalian resiko disusun berdasarkan hierarki pengendalian yang mengacu pada Kepdirjen Minerba No. 185.K/37.04/DJB/2019, sedangkan evaluasi program K3 mengacu pada Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 potensi bahaya, terdiri dari 8 potensi bahaya pada kegiatan penggalian, 6 potensi bahaya pada kegiatan pemuatan, dan 10 potensi bahaya pada kegiatan pengangkutan. Tingkat resiko sebelum pengendalian terdiri dari 6 potensi bahaya kategori low risk atau 25,00%, 8 potensi bahaya kategori medium risk atau 33,33%, 8 potensi bahaya kategori high risk atau 33,33%, dan 2 potensi bahaya kategori very high risk atau 8,33%. Setelah pengendalian, tingkat resiko sisa berubah menjadi 18 potensi bahaya kategori low risk atau 75,00%, 4 potensi bahaya kategori medium risk atau 16,67%, 2 potensi bahaya kategori high risk atau 8,33%, dan tidak terdapat potensi bahaya kategori very high risk. Evaluasi program K3 menunjukkan bahwa perusahaan telah melaksanakan beberapa kegiatan keselamatan kerja, tetapi masih perlu melengkapi SOP tertulis, APD, APAR, P3K, serta perbaikan kondisi jalan tambang dan area kerja.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: IBPR, keselamatan kerja, penambangan, pengendalian risiko, tanah urug.
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:27
Last Modified: 13 Oct 2026 03:27
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49790

Actions (login required)

View Item View Item