ANALISIS BALIK KESTABILAN LERENG TIMBUNAN PADA OUT PIT DUMP UTARA PIT SITARUM PT BINUANG MITRA BERSAMA BLOK DUA

PAWITRI, KADEK AYU (2026) ANALISIS BALIK KESTABILAN LERENG TIMBUNAN PADA OUT PIT DUMP UTARA PIT SITARUM PT BINUANG MITRA BERSAMA BLOK DUA. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 112200008_Cover - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Cover - Ayu Pawitri.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 112200008_Abstrak - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Abstrak - Ayu Pawitri.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of 112200008_Halaman Pengesahan - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Halaman Pengesahan - Ayu Pawitri.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 112200008_Daftar Isi - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Daftar Isi - Ayu Pawitri.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of 112200008_Daftar Pustaka - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Daftar Pustaka - Ayu Pawitri.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of 112200008_Fulltext - Ayu Pawitri.pdf] Text
112200008_Fulltext - Ayu Pawitri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua adalah perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan Selatan dengan WIUP seluas 2.280,44 ha. Sistem penambangan yang digunakan adalah tambang terbuka yang menghasilkan material buangan yang ditimbun di area disposal. Peningkatan volume disposal akibat operasi tambang serta kondisi geologi yang kompleks dapat meningkatkan risiko kegagalan lereng yang berpotensi menimbulkan kerugian material, gangguan operasional, dan dampak lingkungan.

Berdasarkan kondisi aktual, lereng timbunan di disposal out pit dump utara mengalami longsor pada Juni–Juli 2024. Namun, model geoteknik yang ada tidak sesuai dengan kondisi tersebut sehingga dilakukan analisis balik menggunakan data kondisi saat keruntuhan. Analisis ini menyesuaikan parameter kuat geser tanah, seperti kohesi dan sudut geser dalam, hingga mencapai kondisi keseimbangan batas dengan metode kesetimbangan batas. Proses iterasi dilakukan untuk mendapatkan parameter material yang paling merepresentasikan kondisi lapangan.

Model awal menunjukkan faktor keamanan yang berada diatas angka satu namun menunjukkan ketidaksesuaian dengan kondisi lapangan yang mengalami kelongsoran. Setelah analisis balik dilakukan didapatkan parameter properties material yang dapat mengambarkan kejadian yang tidak stabil tersebut. Hasil analisis balik menghasilkan perubahan nilai dari parameter kohesi semula bulan Juni 25,48 kPa menjadi 20,42 kPa, dan sudut gesek dalam semula 19,79° menjadi 18,10°. Pada bulan Juli kohesi mula 25,48 kPa menjadi 20,42 kPa serta sudut gesek dalam semula 19,79° menjadi 18,00. Hasil dari analisis balik dapat diterapkan dalam usulan pemodelan ulang, dimana untuk rekomendasi kaki lereng dengan geometri sudut 30o, tinggi 7 meter dan Lebar 50 meter. Setelah dilakukan iterasi didapatkan faktor keamanan lereng keseluruhan yaitu 1.300 dan PoF 1.7% dapat dinyatakan aman sesuai acuan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Disposal ,Kestabilan Lereng, Monitoring, Sudut Gesek Dalam
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:30
Last Modified: 13 Oct 2026 03:30
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49789

Actions (login required)

View Item View Item