Nurmaningtyas, Tita (2026) Identifikasi Kandungan Logam Berat pada Mata Air Panas dan Mata Air Dingin Serta Implikasi Risiko Geomedis pada Mata Air Dingin di Kawasan Gunungapi Dieng. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220255_Cover - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
111220255_Abstrak - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
111220255_Halaman Pengesahan - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
111220255_Halaman Pengesahan - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
111220255_Daftar Isi - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (104kB) |
|
|
Text
111220255_Daftar Pustaka - Tita Nurmaningtyas.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
111220255_Fulltext - Tita Nurmaningtyas.pdf Restricted to Repository staff only Download (61MB) |
Abstract
Kawasan Gunungapi Dieng merupakan lingkungan vulkanik-hidrotermal aktif yang
dicirikan oleh keberadaan kawah, mata air panas, mata air dingin, zona alterasi, serta
manifestasi panas bumi. Interaksi antara air, batuan vulkanik, fluida hidrotermal,
dan struktur geologi berpotensi memengaruhi komposisi kimia mata air, termasuk
kandungan logam berat yang dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan dan
kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi
tentatif daerah penelitian, menganalisis kandungan dan persebaran logam berat pada
mata air panas dan mata air dingin, serta mengevaluasi potensi risiko geomedis pada
mata air dingin di Kawasan Gunungapi Dieng.
Metode penelitian meliputi studi literatur, interpretasi data sekunder, observasi
geologi lapangan secara spotting, pengambilan sampel batuan dan air, analisis
petrografi, pengukuran parameter fisika-kimia air, analisis ion mayor, logam berat,
dan unsur jejak menggunakan AAS dan ICP-MS, serta pengolahan data
menggunakan diagram Piper, Heavy Metal Pollution Index (HPI), Average Daily
Intake (ADI), Hazard Quotient (HQ), Hazard Index (HI), dan Incremental Lifetime
Cancer Risk (ILCR).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh produk
vulkanik Kuarter berupa andesit, basalt, material rombakan vulkanik, dan tuf
teralterasi yang berasosiasi dengan sistem hidrotermal Dieng. Mata air dingin
menunjukkan pengayaan Mn dan As secara lokal, terutama pada sampel D14, D33,
D34, dan D39, sedangkan mata air panas menunjukkan pengayaan Zn dan Pb yang
lebih kuat pada beberapa manifestasi panas bumi. Nilai HPI menunjukkan tingkat
pencemaran yang bervariasi dari rendah hingga tinggi, dengan mata air panas
umumnya memiliki nilai HPI lebih tinggi dibandingkan mata air dingin. Penilaian
risiko geomedis pada mata air dingin menunjukkan bahwa beberapa titik
memerlukan perhatian karena berkaitan dengan peningkatan kadar Mn, As, pH
rendah, dan pengaruh hidrotermal lokal. Dengan demikian, kandungan logam berat
dan potensi risiko geomedis di daerah penelitian dikontrol oleh kondisi geologi
vulkanik, zona alterasi, jalur rekahan, interaksi air–batuan, serta aktivitas sistem
hidrotermal Dieng.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dieng, hidrogeokimia, logam berat, mata air dingin, mata air panas, risiko geomedis. |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 03:43 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 03:43 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49717 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
