Oktian Angga Raditya, . (2026) KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA AREA QUARRY BATU GAMPING DI PT ARKANANTA APTA PRATIST. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
1_112210160_Cover - Angga Raditya.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
2_112210160_Abstrak - Angga Raditya.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
3_112210160_Lembar Pengesahan - Angga Raditya.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
4_112210160_Daftar Isi - Angga Raditya.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
5_112210160_Daftar Pustaka - Angga Raditya.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
6_112210160_Fulltext - Angga Raditya.pdf Restricted to Repository staff only Download (56MB) |
Abstract
Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT Arkananta Apta Pratista sebagai
kontraktor lokal PT Solusi Bangun Indonesia salah satunya berlokasi di Bogor,
Jawa Barat. Pada tahun 2025, perusahaan menargetkan produksi sebesar 342.434
ton/bulan. Akan tetapi, produksi yang terealisasi hanya mencapai 318.227 ton/bulan
atau sekitar 93% dari target yang telah ditentukan. Ketidaktercapaian target tersebut
disebabkan oleh rendahnya produktivitas peralatan pemuatan dan pengangkutan.
Permasalahan ini menunjukkan perlunya evaluasi terhadap faktor-faktor teknis
yang memengaruhi kinerja alat agar efisiensi operasi meningkat dan target produksi
dapat terpenuhi.
Pelaksanaan penelitian diawali dengan pengumpulan data lapangan sebagai data
primer dan pemanfaatan data perusahaan sebagai data sekunder. Selanjutnya,
dilakukan kajian terhadap produktivitas alat pemuatan dan pengangkutan, efisiensi
kerja (Ek), waktu siklus alat, kondisi jalan angkut, serta keserasian kerja antara alat
muat dan alat angkut. Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun simulasi
perbaikan yang bertujuan untuk mengoptimalkan performa dan efektivitas kerja alat
mekanis dalam kegiatan penambangan.
Dari hasil kajian yang dilakukan, diketahui bahwa alat muat memiliki produktivitas
aktual sebesar 375.143 ton/bulan, sedangkan produktivitas alat angkut sebesar
318.227 BCM/bulan. Nilai efisiensi kerja yang dicapai masing-masing adalah 62%
pada alat muat dan 67% pada alat angkut. Faktor keserasian yang bernilai 0,72
menunjukkan bahwa hubungan kerja antara alat .muat dan alat angkut belum
optimal. Setelah dilakukan.evaluasi dan perbaikan pada geometri jalan angkut serta
peningkatan efisiensi kerja, .produktivitas alat mekanis mengalami kenaikan
menjadi 412.358 ton/bulan untuk alat muat dan 373.140 ton/bulan untuk alat
angkut. Kondisi.tersebut memungkinkan target produksi sebesar 342.434 ton/bulan
untuk tercapai. Dengan demikian, dapat.dinyatakan bahwa perbaikan pada aspek
operasional alat muat dan alat angkut memberikan dampak positif terhadap
peningkatan produktivitas dan keberhasilan pencapaiantarget produksi tambang.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | produktivitas, alat muat, alat angkut |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 02:35 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 02:35 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
