ANALISIS PERBANDINGAN ESTIMASI KERAPATAN KARBON VEGETASI MENGGUNAKAN UAV LIDAR DAN INTEGRASI GEDI DENGAN SENTINEL-1/2

ALDY LOIS PRANATA SINURAT, . (2026) ANALISIS PERBANDINGAN ESTIMASI KERAPATAN KARBON VEGETASI MENGGUNAKAN UAV LIDAR DAN INTEGRASI GEDI DENGAN SENTINEL-1/2. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 117220021_Cover - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Cover - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of 117220021_Abstrak - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Abstrak - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 117220021_Halaman Pengesahan - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Halaman Pengesahan - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf

Download (317kB)
[thumbnail of 117220021_Daftar Isi - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Daftar Isi - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of 117220021_Daftar Pustaka - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Daftar Pustaka - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of 117220021_Fulltext - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf] Text
117220021_Fulltext - ALDY LOIS PRANATA SINURAT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Estimasi kerapatan karbon vegetasi merupakan komponen penting dalam
pemantauan stok karbon dan mitigasi perubahan iklim. Perkembangan teknologi
penginderaan jauh seperti UAV LiDAR dan misi GEDI yang dikombinasikan
dengan citra Sentinel-1/2 memberikan peluang untuk mengestimasi karbon secara
spasial dengan pendekatan yang berbeda. Namun, perbedaan karakteristik data dan
metode berpotensi menghasilkan variasi estimasi yang signifikan, terutama pada
lanskap heterogen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perbedaan hasil estimasi serta kesesuaian pola hubungan antara kedua pendekatan
tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif antara estimasi
kerapatan karbon berbasis UAV LiDAR dan integrasi GEDI dengan Sentinel-1/2.
Model Random Forest dikembangkan menggunakan data GEDI sebagai variabel
target dan variabel prediktor berupa indeks vegetasi (NDVI dan IRECI) dari
Sentinel-2 serta backscatter radar (VV dan VH) dari Sentinel-1. Validasi model
dilakukan menggunakan metode Leave One Out Cross Validation (LOOCV).
Estimasi kerapatan karbon berbasis UAV LiDAR diperoleh melalui pendekatan
area based menggunakan Canopy Height Model (CHM). Analisis dilakukan pada
grid 1 hektar untuk membandingkan hasil estimasi kedua metode serta mengkaji
perbedaan dan kesesuaian pola hubungan antara keduanya menggunakan metrik
statistik seperti bias, RMSE, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa estimasi kerapatan karbon antara kedua metode memiliki
perbedaan yang bervariasi tergantung pada tipe tutupan lahan, dengan bias sebesar -5,56 Mg C/ha dan RMSE sebesar 22,07 MgC/ha. UAV LiDAR cenderung
menghasilkan nilai yang lebih tinggi pada vegetasi berkayu, sedangkan integrasi
GEDI dengan Sentinel menghasilkan nilai yang lebih tinggi pada perkebunan
kelapa sawit. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,41 menunjukkan adanya
hubungan searah dengan tingkat konsistensi yang terbatas. Kesesuaian yang lebih
tinggi ditemukan pada tutupan lahan homogen dibandingkan grid campuran.
Perbedaan hasil estimasi dipengaruhi oleh perbedaan cara kedua metode dalam
merepresentasikan struktur vegetasi serta kondisi lanskap yang heterogen.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: GEDI, Kerapatan karbon Random Forest, Sentinel, UAV LiDAR
Subjek: Q Science > QA Mathematics
Q Science > QE Geology
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 09 Oct 2026 04:17
Last Modified: 09 Oct 2026 04:17
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49664

Actions (login required)

View Item View Item