ARIS BAHA Y. SINAGA, . (2026) STUDI KOMPARATIF PENGARUH VARIASI PRESISI HORIZONTAL DAN VERTIKAL PADA UAV-PPK TERHADAP AKURASI ORTOFOTO DAN DTM (Studi Kasus : Area Pit Tambang Batubara). Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
117220057_Cover - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
117220057_Abstrak - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
117220057_Halaman Pengesahan - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Download (539kB) |
|
|
Text
117220057_Daftar Isi - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
117220057_Daftar Pustaka - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
117220057_Fulltext - Aris Baha Y. Sinaga.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Pemetaan tambang terbuka memerlukan metode yang efisien dan akurat mengingat perubahan topografi yang terjadi secara cepat. Metode UAV Post Processing Kinematic (PPK) menawarkan solusi dengan menghasilkan posisi presisi tinggi tanpa ketergantungan penuh pada Ground Control Point (GCP), namun pengaruh parameter horizontal precision dan vertical precision terhadap kualitas model fotogrametri belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi parameter presisi horizontal dan vertikal terhadap akurasi ortomosaik dan Digital Terrain Model (DTM) pada area tambang terbuka, dengan data Terrestrial Laser Scanner (TLS) sebagai data referensi karena memiliki ketelitian tinggi dan umum digunakan pada pengukuran topografi tambang. Skenario pengolahan meliputi penggunaan parameter horizontal-vertical precision, tanpa parameter tersebut, penggunaan parameter dan GCP, serta tanpa parameter dan GCP. Pengolahan foto udara dilakukan menggunakan metode Structure from Motion - Multi View Stereo (SfM - MVS), sedangkan perbandingan point cloud menggunakan algoritma Multiscale Model to Model Cloud Comparison (M3C2). Uji akurasi dilakukan berdasarkan CE90 dan LE90 mengacu pada SNI 8202:2019, serta analisis selisih volume hasil UAV-PPK terhadap TLS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jarak M3C2 point cloud UAV terhadap TLS berada pada rentang 0,021 - 0,128 m, dengan nilai terkecil pada penggunaan parameter presisi horizontal dan vertikal. Nilai LE90 berada pada rentang 0,701 - 0,792 m sehingga memenuhi interval kontur 1 meter, sedangkan nilai CE90 berada pada rentang 0,225 - 0,499 m dan memenuhi ketelitian peta dasar skala 1:1000. Seluruh skenario menghasilkan selisih volume di bawah batas toleransi industri sebesar 2%, dan uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata jarak maupun estimasi volume UAV-PPK terhadap TLS. Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan parameter horizontal precision dan vertical precision, dan jika dikombinasikan dengan GCP, mampu menghasilkan akurasi geometrik dan estimasi volume yang mendekati data referensi.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : M3C2, Presisi Horizontal - Vertikal, UAV-PPK, Volume |
| Subjek: | Q Science > QA Mathematics Q Science > QE Geology T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 03:11 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 03:11 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49653 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
