Dwianto, . (2026) EVALUASI PERAN PT ARGA DIRGA INDONESIA SEBAGAI KONSULTAN TAMBANG DALAM PENURUNAN LUASAN AREA TAMBANG ILEGAL: STUDI KASUS PADA TAHUN 2017-2025 DI SUNGAI KALIWORO KAB. KLATEN. Tesis thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
212231009_Cover - DWIANTO DWIANTO.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
212231009_Abstrak - DWIANTO DWIANTO.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
212231009_Halaman Pengesahan - DWIANTO DWIANTO.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
212231009_Daftar Isi - DWIANTO DWIANTO.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
212231009_Daftar Pustaka - DWIANTO DWIANTO.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
212231009_Fulltext - DWIANTO DWIANTO.pdf Restricted to Repository staff only Download (22MB) |
Abstract
Aktivitas pertambangan pasir dan batu di sekitar Sungai Kaliworo, Kabupaten Klaten, didominasi oleh pertambangan ilegal karena rendahnya pemahaman pelaku usaha terhadap alur proses perizinan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pendampingan perizinan oleh konsultan tambang menjadi salah satu upaya untuk mendorong legalisasi kegiatan pertambangan. Sejak tahun 2017, PT Arga Dirga Indonesia berperan sebagai konsultan tambang yang mendampingi pelaku usaha dalam proses perizinan. Namun, kajian mengenai efektivitas peran konsultan tambang dalam menurunkan aktivitas pertambangan ilegal masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika aktivitas pertambangan dan perubahan luasan bukaan tambang ilegal, serta mengevaluasi peran PT Arga Dirga Indonesia dalam proses legalisasi pertambangan
Penelitian ini menggunakan citra Google Earth dan pemetaan drone yang diolah dengan software ArcGIS untuk menganalisis perubahan luasan bukaan tambang. Penelitian dilakukan pada tahun 2017–2025 untuk mengidentifikasi dinamika luasan bukaan tambang tiap tahun. Data tersebut kemudian dipadukan dengan data perizinan dan hasil kuesioner pelaku usaha untuk menilai peran konsultan tambang dalam proses legalisasi pertambangan.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas tambang mengalami perubahan yang awalnya didominasi tambang ilegal pada tahun 2017 menjadi tambang legal dengan 25 titik izin operasi pada tahun 2025. Berdasarkan analisis luas area bukaan tambang, total luasan bukaan tambang ilegal menurun dari 44,87 ha pada tahun 2017 menjadi 6,24 ha pada tahun 2025 dengan luas area bukaan tambang yang berhasil di dampingi PT Arga Dirga Indonesia sebesar 90,02% dari total luasan bukaan tambang, yang berdampak pada peningkatan kepastian hukum, perbaikan pengelolaan lingkungan, dan tambahan pendapatan daerah Kabupaten Klaten di sektor pertambangan sebesar Rp4 miliar pada tahun 2025.
| Item Type: | Tugas Akhir (Tesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ArcGIS, Konsultan tambang, Legalitas tambang, Sungai Kaliworo |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 02:42 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 02:42 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
