MARCELINA PADMA SARATI MANDUAPESSY, . (2026) ANALISIS KESTABILAN LERENG BERDASARKAN DATA GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN GEOTEKNIK PADA DAERAH GRABAGAN, TUBAN, JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
115220029_Cover - Marcelina Padma.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
115220029_Abstrak - Marcelina Padma.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
115220029_Halaman Pengesahan - Marcelina Padma.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
115220029_Daftar Isi - Marcelina Padma.pdf Download (683kB) |
|
|
Text
115220029_Daftar Pustaka - Marcelina Padma.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
115220029_Fulltext - Marcelina Padma.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Analisis kestabilan lereng merupakan aspek penting dalam keamanan perencanaan kegiatan pertambangan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang memiliki potensi bahan galian tinggi dan kegiatan pertambangan yang aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keamanan lereng, mengevaluasi kestabilan lereng serta mengetahui geometri lereng yang aman melalui integrasi metode geofisika dan geoteknik. Metode yang digunakan yaitu metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger sebanyak 6 lintasan yang masing masing sepanjang 320m, yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dan uji laboratorium geoteknik berupa uji kuat geser dan kuat tekan. Analisis kestabilan lereng dilakukan mengetahui kondisi litologi bawah permukaan dengan metode geolistrik resistivitas dan kemudian dilakukan perhitungan nilai faktor keamanan menggunakan metode simplified Bishop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat zona lemah pada lintasan 4, 5, 6 berdasarkan interpretasi geolistrik resistivitas dengan nilai resistivitas rendah yaitu 0-100 Ωm. Berdasarkan nilai faktor keamanannya ditemukan lereng yang tidak stabil pada lereng buatan lintasan 4 dengan kemiringan lereng 80⁰-85⁰ tinggi lereng 30m, dan kemiringan 70⁰-85⁰ dengan ketinggian lereng 40m, pada Lintasan 5 dengan kemiringan lereng 70⁰-85⁰ tinggi lereng 30m dan 40m. Nilai faktor keamanan menurun pada saat keadaan jenuh dan seiring meningkatnya kemiringan dan tinggi lereng, ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kestabilan lereng.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | faktor keamanan, geolistrik resistivitas, kestabilan lereng, metode Bishop, batugamping |
| Subjek: | Q Science > QC Physics Q Science > QE Geology T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 08:06 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 08:06 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
