GEOLOGI DAN PERINGKAT BATUBARA SEAM V BERDASARKAN REFLEKTANSI VITRINIT DI DAERAH TAPIN, KALIMANTAN SELATAN

FENDI FIRMANSYAH, . (2026) GEOLOGI DAN PERINGKAT BATUBARA SEAM V BERDASARKAN REFLEKTANSI VITRINIT DI DAERAH TAPIN, KALIMANTAN SELATAN. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 111220179_Cover - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Cover - Fendi Firmansyah.pdf

Download (154kB)
[thumbnail of 111220179_Abstrak - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Abstrak - Fendi Firmansyah.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of 111220179_Halaman Pengesahan - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Halaman Pengesahan - Fendi Firmansyah.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of 111220179_Daftar Isi - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Daftar Isi - Fendi Firmansyah.pdf

Download (418kB)
[thumbnail of 111220179_Daftar Pustaka - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Daftar Pustaka - Fendi Firmansyah.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 111220179_Fulltext - Fendi Firmansyah.pdf] Text
111220179_Fulltext - Fendi Firmansyah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya batubara sebagai sumber energi utama serta adanya fenomena percabangan (splitting) pada seam V Formasi Warukin yang berkembang menjadi seam V1, V2, dan V3. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi geologi daerah penelitian serta menentukan peringkat batubara seam V berdasarkan reflektansi vitrinit dan keterkaitannya dengan karakteristik maseral. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi lapangan untuk pengambilan data primer serta analisis laboratorium yang mencakup petrografi batuan, analisis stereografis, analisis palinologi, analisis proksimat, analisis nilai kalor, dan petrografi batubara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi tiga satuan bentuk lahan, yaitu lahan bukaan tambang (A1), kolam tambang (A2), dan bukit terdenudasi (D1). Secara stratigrafi, daerah penelitian tersusun atas satuan batulempung Warukin yang terdiri atas litologi batulempung sisipan batulempung karbonan, batupasir, batulanau, dan batubara, dengan ketebalan mencapai 687 meter dan berumur Miosen Tengah hingga Miosen Akhir. Sebaran lapisan batuan berarah barat daya - timur laut dengan jurus perlapisan N196°E - N205°E dan kemiringan 30° - 37° ke arah barat laut, serta diendapkan pada lingkungan freshwater peat swamp atau transitional lower delta plain. Struktur geologi yang berkembang berupa homoklin dan kekar dengan arah tegasan utama barat laut - tenggara. Karakteristik maseral menunjukkan bahwa seam V1 dan V2 didominasi oleh kelompok huminit, masing-masing sebesar 74% dan 72%, sedangkan seam V3 didominasi oleh kelompok liptinit sebesar 52%. Berdasarkan hasil pengukuran reflektansi vitrinit maksimum (Rv max), diperoleh nilai 0,225% pada seam V1, 0,239% pada seam V2, dan 0,253% pada seam V3. Ketiga seam tersebut termasuk dalam peringkat lignite berdasarkan klasifikasi ASTM D2798. Peningkatan nilai reflektansi dari seam V1 hingga seam V3 dikontrol oleh posisi stratigrafi masing-masing seam yang berkaitan dengan perbedaan kedalaman pengendapan serta peningkatan tekanan litostatik.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Cekungan Barito, Formasi Warukin, Splitting, Reflektansi vitrinit, Lignite
Subjek: Q Science > QE Geology
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 08 Oct 2026 07:55
Last Modified: 08 Oct 2026 07:55
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49625

Actions (login required)

View Item View Item