KAMPANYE ANTI-FEMINISME YOON SUK YEOL DALAM PEMILIHAN PRESIDEN DI KOREA SELATAN TAHUN 2022

Angglora Wanda Yulistiawati, . (2026) KAMPANYE ANTI-FEMINISME YOON SUK YEOL DALAM PEMILIHAN PRESIDEN DI KOREA SELATAN TAHUN 2022. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 151220048_Cover_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Cover_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of 151220048_Abstrak_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Abstrak_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of 151220048_Halaman Pengesahan_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Halaman Pengesahan_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of 151220048_Daftar isi_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Daftar isi_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of 151220048_Daftar Pustaka_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Daftar Pustaka_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of 151220048_Fulltext_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf] Text
151220048_Fulltext_Angglora Wanda Y - Wanda Yulistiawati.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi kampanye anti feminisme yang dilakukan oleh Yoon Suk Yeol dalam Pemilihan Presiden di Korea Selatan tahun 2022. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi bagaimana sentimen anti feminisme digunakan sebagai alat dalam memobilisasi pendukung pada sebuah kampanye politik. Penelitian ini dikaji menggunakan analisis model tiga jalur marketing oleh Nursal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan strategi kampanye anti feminisme yang dilakukan oleh Yoon Suk Yeol, dalam memobilisasi kelompok laki-laki muda yang merupakan target utamanya. Dengan memanfaatkan persepsi reverse discrimination atau diskriminasi terbalik yang dirasakan oleh kelompok laki-laki muda, Yoon berhasil memenangkan suara dan terpilih menjadi Presiden Korea Selatan pada Pemilihan Presiden tahun 2020. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai masifnya gerakan anti feminisme dan upaya kesetaraan gender yang masih menghadapi banyak tantangan dan perlawanan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kampanye, Anti-Feminisme, Yoon Suk Yeol, Pemilihan Presiden 2022, Korea Selatan
Subjek: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 06 Oct 2026 04:18
Last Modified: 06 Oct 2026 04:18
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49514

Actions (login required)

View Item View Item