Hitaloka, Kirani Fajar (2026) ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR PERTANIAN, KEHUTANAN, DAN PERIKANAN TERHADAP SEKTOR PEREKONOMIAN DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN INPUT-OUTPUT. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
135220067_Cover - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
135220067_Abstrak - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Download (404kB) |
|
|
Text
135220067_Halaman Pengesahan - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Download (521kB) |
|
|
Text
135220067_Daftar Isi - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
135220067_Daftar Pustaka - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
135220067_Full Text - KIRANI FAJAR HITALOKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kabupaten Bantul mengalami penurunan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari 14,09% tahun 2020 menjadi 13,47% pada tahun 2024, dengan laju pertumbuhan hanya 0,84% jauh di bawah rata-rata PDRB daerah sebesar 5,06%. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meramalkan PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kabupaten Bantul tahun 2025–2029, dan (2) menganalisis keterkaitan ke depan (forward linkage) dan keterkaitan ke belakang (backward linkage) sektor tersebut terhadap sektor ekonomi lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis studi kasus. Data sekunder diperoleh dari BPS Kabupaten Bantul dan BPS DIY, meliputi PDRB tahun 2014–2024 dan Tabel Input-Output DIY tahun 2016. Teknik analisis yang digunakan adalah metode Least Square untuk peramalan PDRB, dan metode RAS untuk pembaruan Tabel Input-Output, serta analisis keterkaitan berbasis matriks Leontief. Hasil peramalan menunjukkan PDRB sektor ini meningkat dari Rp2.346,51 miliar (2025) menjadi Rp2.504,41 miliar (2029) dengan tingkat kesalahan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 0,58%. Meskipun nilai PDRB meningkat, laju pertumbuhannya rata-rata hanya 1,21% per tahun sehingga kontribusi relatifnya diproyeksikan terus menurun. Hasil analisis keterkaitan menunjukkan nilai forward linkage sebesar 1,725 dan backward linkage sebesar 1,203, sehingga sektor ini diklasifikasikan sebagai Sektor Penggerak yang berperan strategis sebagai penyedia bahan baku bagi sektor hilir, khususnya Industri Pengolahan dan Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Kabupaten Bantul.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | backward linkage, forward linkage, Input-Output, PDRB, sektor pertanian |
| Subjek: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > (S1) Agribisnis |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:50 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:15 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
