SYAUQI NUR SABILLAH, . (2026) ANALISIS DAN FORWARD MODELLING 2,5D PADA DATA FULL TENSOR GRADIOMETRY (FTG) GRAVITASI PADA CEKUNGAN SALAWATI. Tugas Akhir thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
Abstrak_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Download (421kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
DTS_115220018 - 018_SYAUQI NUR SABILLAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
"Eksplorasi minyak dan gas bumi saat ini menghadapi tantangan dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan secara akurat, seiring dengan menurunnya tingkat keberhasilan penemuan cadangan baru yang ekonomis. Keterbatasan metode potensial konvensional seperti gravitasi dalam memberikan resolusi detail, serta tingginya biaya metode seismik refleksi, menyebabkan masih tingginya ketidakpastian dalam interpretasi. Kondisi ini mendorong pemanfaatan metode alternatif yang mampu meningkatkan resolusi sekaligus menjangkau area yang belum tercakup data seismik.
Penelitian ini menerapkan metode gravitasi berbasis Full Tensor Gradiometry (FTG) pada area prospek di Cekungan Salawati menggunakan data airborne FTG sebanyak 70 lintasan dengan cakupan area sekitar 10 × 13 km. Metode penelitian meliputi pengolahan data FTG berupa komponen Gz dan Tzz, serta analisis turunan lanjutannya menggunakan peta Total Horizontal Gradientt (THG) dan Tilt Derivative (TDR) untuk mengidentifikasi batas anomali bawah permukaan. Analisis spektral Radial Average Power spectrum (RAPS) digunakan untuk memperkirakan kedalaman sumber anomali, kemudian dilakukan pemodelan gravitasi 2,5D pada beberapa lintasan sayatan dengan integrasi data seismik dan data sumur.
Hasil penelitian menunjukkan pola anomali regional berupa anomali tinggi di bagian utara dan anomali rendah di bagian selatan. Peta THG dan TDR mampu mengidentifikasi zona sesar bawah permukaan secara jelas. Pemodelan 2,5D memperlihatkan bawah permukaan tersusun atas enam satuan batuan dari sedimen Plioosen hingga batuan dasar yang dikontrol oleh sistem patahan mendatar dan sesar normal pembentuk struktur graben. Interpretasi pemdoelan 2,5D menunjukkan potensi jebakan hidrokarbon berupa jebakan stratigrafi akibat onlapping dan jebakan struktural berupa fault trap pada patahan normal pembatas graben."
| Item Type: | Tugas Akhir (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cekungan Salawati; Full Tensor Gradiometry (FTG); jebakan hidrokarbon; pemodelan 2,5D |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:33 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:33 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
