HAMIDI, SALMAN SALI (2026) IDENTIFIKASI ZONA PROSPEK HIDROKARBON MENGGUNAKAN MULTI ATTRIBUTES LOW FREQUENCY PASSIVE SEISMIC DI LAPANGAN “DE” AREA CEKUNGAN KUTAI. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
COVER - Salman Sali.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
ABSTRACK - Salman Sali.pdf Download (480kB) |
|
|
Text
Hal pengesahan - Salman Sali.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI - Salman Sali.pdf Download (901kB) |
|
|
Text
Daftar PUSTAKA_3 - Salman Sali.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
SKRIPSI FINAL - Salman Sali.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Metode Low Frequency Passive Seismic (LFPS) banyak digunakan dalam
eksplorasi minyak dan gas karena relatif ekonomis dan ramah lingkungan. Metode
ini mampu mendeteksi anomali frekuensi rendah pada rentang 1–4 Hz yang
berkaitan dengan keberadaan reservoar hidrokarbon. Penelitian dilakukan di
Lapangan DE, Sanggata Selatan, Kalimantan Timur (Cekungan Kutai), untuk
mengidentifikasi zona prospek pada lapangan tua yang mengalami penurunan
produksi. Data penelitian diperoleh dari 62 titik pengukuran dengan durasi
perekaman rata-rata 110 menit.
Metode yang digunakan meliputi atribu spektrum dan polarisasi dengan atribut
PSD-Z, PSD-IZ, frekuensi dominan, rasio V/H (VHSR), dip, dan rectilinearity.
Pada tahap pengolahan data, metode windowing yang digunakan yakni Short Term
Average/Long Term Average (STA/LTA) untuk menyeleksi sinyal LFPS yang
stabil dan mengurangi pengaruh noise pada data rekaman. Nilai cut-off setiap
atribut ditentukan melalui proses kalibrasi terhadap sumur acuan menggunakan
rentang minimum–maksimum, yaitu VHSR 0,81–1,45, frekuensi puncak 2,52–3,36
Hz, PSD-Z 66,58–90,92 dB, PSD-IZ 184,92–239,38 dB, dip 54,99–88,99o, dan
rectilinearity 0,34–0,80. Selanjutnya dilakukan integrasi multiatribut menggunakan
metode scoring berdasarkan kesesuaian nilai atribut terhadap rentang cut-off untuk
mengetahui konsistensi anomali pada area penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan tingginya nilai multiatribut pada bagian barat,
selatan, dan timur area penelitian yang mengindikasikan potensi hidrokarbon. Zona
prospek utama berada di sekitar titik DE-17 dan diperkuat oleh keberadaan sumur
WELL-01 di bagian timur. Selain itu, area potensial lainnya berada di sekitar DE
05, DE-06, DE-12, DE-19, DE-27, DE-33, DE-49, DE-50, DE-57, dan DE-58.
Area-area tersebut direkomendasikan sebagai prioritas pengembangan dan
pengeboran sumur usulan.
Kata kunci: Cekungan Kutai, dip, hidrokarbon, LFPS, mikrotremor, multiatribut,
PSD-IZ, PSD-Z, rectilinearity, VHSR
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | SALMAN SALI HAMIDI (Penulis-115220064) ; Wahyu Hidayat (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Cekungan Kutai, dip, hidrokarbon, LFPS, mikrotremor, multiatribut, PSD-IZ, PSD-Z, rectilinearity, VHSR |
| Subjek: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 01:50 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 01:50 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
