PENILAIAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN PADI SAWAH IRIGASI DI KABUPATEN BANYUASIN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

RAMADHAN, HAFIZH RYAN (2026) PENILAIAN TINGKAT KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN PADI SAWAH IRIGASI DI KABUPATEN BANYUASIN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf] Text
Cover_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of Abstrak_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf] Text
Abstrak_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf

Download (464kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf] Text
Halaman Pengesahan_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of Daftar Isi_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf] Text
Daftar Isi_117220033 - HAFIZH RYAN RAMADHAN.pdf

Download (532kB)
[thumbnail of Fulltext_117220033.pdf] Text
Fulltext_117220033.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (143MB)

Abstract

Pemerintah tengah mempersiapkan program cetak sawah sebagai upaya untuk
menjamin keberlanjutan pasokan pangan nasional serta memperkuat sektor
pertanian di tengah ancaman krisis pangan global. Salah satu daerah target program
ini adalah Kabupaten Banyuasin, yang memiliki potensi besar untuk pengembangan
lahan pertanian. Untuk mendukung optimalisasi budidaya tanaman padi, diperlukan
analisis kesesuaian lahan tanaman padi dengan mempertimbangkan berbagai
parameter, baik yang berkaitan dengan kondisi fisik maupun aspek pengelolaan
pertanian. Selain itu, diperlukan metode analisis yang tepat untuk menghasilkan
evaluasi yang akurat. Dalam penelitian ini, penilaian kesesuaian lahan dilakukan
menggunakan sepuluh parameter dengan mempertimbangkan faktor iklim, tanah,
kondisi topografi, serta aspek aksesibilitas wilayah guna mendukung budidaya padi
yang ideal. Parameter tersebut meliputi suhu, curah hujan, kemiringan lereng,
drainase, jenis tanah, tekstur tanah dan kematangan gambut, kedalaman tanah,
tutupan lahan, jarak dari jalan, serta jarak dari sungai. Setiap parameter diberikan
bobot yang sama dan dianalisis menggunakan metode Simple Additive Weighting
(SAW). Metode ini dipilih karena memiliki prosedur perhitungan yang sederhana
sehingga memudahkan interpretasi dan analisis hasil oleh pengguna maupun
pengambil keputusan. Tingkat kesesuaian lahan di Kabupaten Banyuasin
didominasi oleh kelas Sangat Sesuai (S1) seluas 462.380,43 Ha (39,01%) dan kelas
Cukup Sesuai (S2) seluas 538.676,41 Ha (45,44%) yang sesuai untuk budidaya
tanaman padi. Sementara itu, kelas Sesuai Marginal (S3) memiliki luas 152.696,37
Ha (12,88%) dimana area tersebut kurang mendukung dalam budidaya padi dan
kelas Tidak Sesuai (N) sebesar 31.658,19 Ha (2,67%) dengan kondisi lahan tidak
mendukung untuk budidaya tanaman padi. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian
besar wilayah memiliki potensi yang baik untuk budidaya tanaman padi.
Kata kunci : Kesesuaian Lahan, Kabupaten Banyuasin, Lahan Padi, SAW

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: HAFIZH RYAN RAMADHAN (Penulis-117220033) ; Dwi Wahyuningrum (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Kesesuaian Lahan, Kabupaten Banyuasin, Lahan Padi, SAW
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 30 Sep 2026 02:12
Last Modified: 30 Sep 2026 02:12
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49424

Actions (login required)

View Item View Item