VICKA PRAMITA ARYANTI, . (2026) ANALISIS DIRECT HYDROCARBON INDICATOR BERBASIS MULTI-ATRIBUT LOW-FREQUENCY PASSIVE SEISMIC DI LAPANGAN “SAN”, SUMATERA SELATAN. Tugas Akhir thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
Cover_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
Abstrak_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
Fulltext_115220048 - VICKA PRAMITA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Kelimpahan energi di Indonesia mendorong peningkatan kegiatan eksplorasi hidrokarbon untuk menjaga ketahanan energi nasional. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Low-Frequency Passive Seismic (LFPS), yang memanfaatkan anomali sinyal mikrotremor berfrekuensi rendah sebagai indikator keberadaan hidrokarbon. Metode ini bersifat lebih ekonomis dibandingkan seismik aktif, namun respons anomali yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi sehingga memerlukan kajian spesifik untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam mengidentifikasi Direct Hydrocarbon Indicator (DHI).
Penelitian ini menggunakan data mikrotremor tiga komponen pada 37 titik pengukuran di Lapangan “SAN”, Sub-Cekungan Palembang Selatan. Pengolahan dilakukan melalui tahapan pre-processing, main-processing, dan post-processing untuk memperoleh atribut spektral (PSD-Z, PSD-IZ, VHSR) dan atribut polarisasi. Selanjutnya dilakukan normalisasi dan integrasi multi-atribut menggunakan metode scoring spasial, serta overlay dengan peta geologi untuk mendukung interpretasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut PSD-Z dan PSD-IZ sebagai parameter utama memiliki pola distribusi energi yang konsisten, dengan nilai tinggi pada bagian selatan hingga tenggara area penelitian. Atribut VHSR menunjukkan variasi kontras impedansi, sedangkan atribut polarisasi berperan sebagai parameter pendukung. Integrasi multi-atribut menghasilkan interpretasi yang lebih komprehensif dalam mengidentifikasi zona anomali. Berdasarkan integrasi dengan kondisi geologi, zona prospek hidrokarbon utama teridentifikasi pada bagian selatan hingga tenggara, khususnya di sekitar titik M10, O11, O10, P12, O13, N13, M12, L11, dan P11.
| Item Type: | Tugas Akhir (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Direct Hydrocarbon Indicator, Multi-atribut LFPS, Nilai integrasi, Atribut Spektral, Polarisasi |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 07:00 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 07:00 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49420 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
