PENENTUAN INTERVAL WAKTU MAINTENANCE MESIN MAKER MENGGUNAKAN INTEGRASI RELIABILITY-CENTERED MAINTENANCE DAN DISCRETE EVENT SIMULATION (Studi Kasus: PT Gisara Tantra Berkarya Magelang)

WIBOWO, HAGYABIWANA ABID KARNA (2026) PENENTUAN INTERVAL WAKTU MAINTENANCE MESIN MAKER MENGGUNAKAN INTEGRASI RELIABILITY-CENTERED MAINTENANCE DAN DISCRETE EVENT SIMULATION (Studi Kasus: PT Gisara Tantra Berkarya Magelang). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 122220183_Cover - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Cover - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of 122220183_Abstrak - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Abstrak - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf

Download (13kB)
[thumbnail of 122220183_Halaman Pengesahan - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Halaman Pengesahan - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of 122220183_Daftar Isi - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Daftar Isi - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of 122220183_Daftar Pustaka - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Daftar Pustaka - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 122220183_Fulltext - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf] Text
122220183_Fulltext - HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Mesin maker merupakan mesin kritis pada proses produksi rokok HS filter
di PT Gisara Tantra Berkarya karena berfungsi sebagai pusat pembentukan batang
rokok dan menentukan kapasitas output lini produksi. Tingginya frekuensi
kerusakan pada mesin tersebut menyebabkan downtime yang besar sehingga
mengurangi waktu operasi efektif, menurunkan availability mesin, menghambat
aliran proses produksi, serta berdampak pada tidak tercapainya target produksi
perusahaan. Selama periode pengamatan, mesin maker mengalami 33 kali kejadian
kerusakan dengan total downtime mencapai 50,09 jam atau berkontribusi sebesar
46,70% dari total downtime seluruh mesin produksi. Kebijakan perawatan yang
diterapkan perusahaan masih didominasi oleh corrective maintenance sehingga
tindakan perbaikan dilakukan setelah terjadi kerusakan. Kondisi tersebut
menyebabkan tingginya kehilangan waktu produksi dan biaya perawatan.
Penelitian ini bertujuan menentukan interval preventive maintenance yang
optimal untuk meminimasi downtime dan meningkatkan kinerja sistem produksi
mesin maker menggunakan integrasi Reliability-Centered Maintenance (RCM) dan
Discrete Event Simulation (DES).Analisis RCM dilakukan melalui tahapan Failure
Mode and Effects Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), identifikasi
distribusi kerusakan, perhitungan Mean Time Between Failure (MTBF), Mean Time
to Repair (MTTR), serta penentuan interval preventive maintenance berdasarkan
nilai reliability, maintainability, downtime ratio, dan availability. Hasil interval
perawatan yang diperoleh kemudian diimplementasikan ke dalam model simulasi
menggunakan Siemens Tecnomatix Plant Simulation untuk mengevaluasi
dampaknya terhadap performansi sistem produksi. Validasi model dilakukan
menggunakan uji-t dan menghasilkan nilai p-value sebesar 0,211111 sehingga
model simulasi dinyatakan mampu merepresentasikan kondisi aktual sistem
produksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan perawatan yang
direkomendasikan meliputi Condition Directed, Time Directed, dan Failure
Finding dengan interval preventive maintenance optimal pada hari ke-17, ke-25,
ke-38, ke-42, dan ke-85. Penerapan kebijakan perawatan usulan mampu
menurunkan total downtime mesin maker dari 50,09 jam menjadi 21,01 jam atau
sebesar 58,05%. Kondisi tersebut meningkatkan throughput produksi dari 29.616
box menjadi 31.252 box serta meningkatkan reliability dan availability mesin.
Analisis biaya menunjukkan bahwa total biaya maintenance dapat diturunkan dari
Rp80.945.103 menjadi Rp27.837.266 sehingga diperoleh penghematan sebesar
Rp53.107.837 atau 65,65%. Hasil penelitian membuktikan bahwa integrasi
Reliability-Centered Maintenance dan Discrete Event Simulation efektif digunakan
untuk meningkatkan keandalan mesin, performansi sistem produksi, dan efisiensi
biaya perawatan pada industri manufaktur rokok.
Kata kunci: Reliability-Centered Maintenance, Discrete Event Simulation,
preventive maintenance, downtime, reliability, availability.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: HAGYABIWANA ABID KARNA WIBOWO (Penulis-122220183) ; Raden Achmad Chairdino Leuvano (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Reliability-Centered Maintenance, Discrete Event Simulation, preventive maintenance, downtime, reliability, availability.
Subjek: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 23 Sep 2026 01:43
Last Modified: 23 Sep 2026 01:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49382

Actions (login required)

View Item View Item