KARAKTERISASI RESERVOIR HIDROKARBON DAN ANALISIS SEKTORISASI MODEL GEOLOGI UNTUK PENENTUAN LOKASI PENGEMBANGAN FORMASI LAMA, BLOK “S”, LAPANGAN “A”, CEKUNGAN NATUNA BARAT

ARUMNI, TRIA (2022) KARAKTERISASI RESERVOIR HIDROKARBON DAN ANALISIS SEKTORISASI MODEL GEOLOGI UNTUK PENENTUAN LOKASI PENGEMBANGAN FORMASI LAMA, BLOK “S”, LAPANGAN “A”, CEKUNGAN NATUNA BARAT. Tesis thesis, UPNVYK.

[thumbnail of Cover_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Cover_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of Abstrak_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Abstrak_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of Daftar Isi_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Daftar Isi_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Daftar Pustaka_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf

Download (112kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Lembar Pengesahan_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of Full Tesis_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf] Text
Full Tesis_211190003_MTG_Tria Arumni.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (25MB)

Abstract

Blok “S” Lapangan “A” terletak di lepas pantai Laut Natuna Utara, Provinsi Kepulauan
Riau, yang berjarak sekitar 486 km di Timur Laut Singapura. Pada Blok “S” Lapangan
“A” baru terdapat 3 sumur produksi yang memproduksikan minyak dan gas dari
reservoir Formasi Lama sejak Maret 2006. Hakim, dkk (2008) menyatakan bahwa
Formasi Lama merupakan reservoir play yang cukup potensial untuk dieksplorasi dan
dikembangkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi sumur
pengembangan untuk meningkatkan produksi minyak di Blok “S” Lapangan “A”.
Tantangan dari pengembangan lapangan adalah kesulitan dalam menentukan daerah
potensial lokasi sumur. Terdapat banyak jenis data yang harus dipertimbangkan, baik
dari aspek geologi, geofisika, maupun reservoir.

Reservoir hidrokarbon pada Formasi Lama, Blok “S”, Lapangan “A” diinterpretasikan
berumur Eosen Akhir-Oligosen. Hasil interpretasi data petrografi menunjukkan litologi
yang berkembang pada Formasi Lama dicirikan oleh perselingan batupasir, shale dan
batulanau. Formasi Lama terendapkan secara tidak selaras di atas basement pada
lingkungan supratidal fresh water fluvio lacustrine. Struktur geologi yang dominan di
Lapangan “A” adalah sesar geser turun berarah relatif Baratlaut-Tenggara (NW-SE) dan
sesar-sesar turun berarah Baratlaut-Tenggara (NW-SE), yang merupakan produk dari
proses tektonik pada periode syn-rift bersamaan dengan pengendapan Formasi Lama.
Arah pengendapan Formasi Lama didominasi dari arah Tenggara-Baratlaut (SE-NW).

Penentuan lokasi potensi sumur pengembangan pada penelitian ini menggunakan
metode sektorisasi model geologi reservoir berdasarkan parameter indeks potensi
reservoir. Indeks potensi reservoir dihasilkan dari perkalian nilai reservoir quality index
(RQI), net to gross ratio (NTG), dan movable oil saturation (Som). Indeks potensi
reservoir yang semakin besar menggambarkan potensi minyak yang semakin besar.
Sektorisasi model geologi mengelompokkan indeks potensi reservoir menjadi kategori
low, medium dan high. Pada Formasi Lama, Blok “S”, Lapangan “A”, ditentukan 7
sumur pengembangan pada lokasi berkategori high yang menargetkan zona minyak,
dengan nilai indeks potensi reservoir berkisar antara 0.45 – 1.31. Berdasarkan hasil
pemodelan reservoir dinamik atau simulasi reservoir, produksi 7 sumur pengembangan
mampu menambah perolehan minyak di Blok “S” Lapangan “A” sebesar 7.89 MMSTB.

Kata kunci: sumur pengembangan, indeks potensi reservoir, sektorisasi model geologi.

Item Type: Tugas Akhir (Tesis)
Subjek: Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Geologi
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 11 Sep 2026 08:32
Last Modified: 11 Sep 2026 08:32
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49334

Actions (login required)

View Item View Item