Anastasya Siburian, . (2026) Analisis Sikuen Stratigrafi dan Lingkungan Pengendapan pada Lapangan Ruby, Cekungan Sumatera Utara. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
COVER_111220109.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_111220109.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN_111220109.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI_111220109.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_111220109.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
FULLTEXT_111220109.pdf Restricted to Repository staff only Download (14MB) |
Abstract
Lapangan Ruby, Formasi Belumai, merupakan salah satu cekungan sedimen tersier di Sub-Cekungan Langkat, Cekungan Sumatera Utara dengan potensi hidrokarbon yang belum teridentifikasi secara maksimal sehingga perlu diteliti sikuen stratigrafi dan lingkungan pengendapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikuen stratigrafi dan lingkungan pengendapan melalui identifikasi kondisi geologi bawah permukaan, sehingga dihasilkan Gross Depositional Environment (GDE) dan peta fasies. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan mengintegrasikan data
wireline log, data biostratigrafi, data petrografi, data mudlog, data routine core analysis, data side wall core dan gambar seismik menggunakan software Petrel dan CorelDRAW. Hasil analisis menunjukkan bahwa sikuen stratigrafi daerah
penelitian terbagi menjadi dua sikuen pengendapan utama, yaitu sikuen satu pada Oligosen Akhir dan sikuen dua pada Miosen Awal dengan system tract secara berurutan yaitu (Lowstand System Tract) LST, Transgressive System Tract (TST) dan Highstand System Tract (HST). Lingkungan pengendapan berada di lingkungan transisi (transisi-paparan tengah) yang tersusun dari litologi batupasir dan serpih dengan fasies subtidal estuari dan asosiasi fasies sand sheet dan tidal sand ridge. Gross depositional environment (GDE) menunjukkan evolusi dari lingkungan pengendapan laut pada Formasi Tampur hingga lingkungan transisi pada Formasi Belumai. Peta fasies terdiri dari enam zona yaitu zona A–F dengan zona reservoar B pada highstand systems tract sebagai interval yang paling prospek berdasarkan nilai porositas tertinggi yaitu 12%.
Fasies, Estuari, Reservoar, Sikuen, Stratigrafi
| Item Type: | Tugas Akhir (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Additional Information: | ANASTASYA SIBURIAN (Penulis-111220109); Moch Prahastomi Muttatahari (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Fasies, Estuari, Reservoar, Sikuen, Stratigrafi |
| Subjek: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 03:46 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 03:46 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49191 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
