MINIMASI WASTE UNNECESSARY MOTION DENGAN PENDEKATAN LEAN THINKING DAN PRINSIP EKONOMI GERAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS : Studi Kasus Pada PT Woneel Midas Leathers, Yogyakarta

DICKI SATRIA MANDALA, . (2026) MINIMASI WASTE UNNECESSARY MOTION DENGAN PENDEKATAN LEAN THINKING DAN PRINSIP EKONOMI GERAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS : Studi Kasus Pada PT Woneel Midas Leathers, Yogyakarta. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL.

Warning
There is a more recent version of this item available.
[thumbnail of Cover_122220106.pdf] Text
Cover_122220106.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of Abstrak_122220106.pdf] Text
Abstrak_122220106.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_122220106.pdf] Text
Halaman Pengesahan_122220106.pdf

Download (454kB)
[thumbnail of Daftar Isi_122220106.pdf] Text
Daftar Isi_122220106.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_122220106.pdf] Text
Daftar Pustaka_122220106.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Fulltext_122220106.pdf] Text
Fulltext_122220106.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

PT Woneel Midas Leathers merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
industri manufaktur sarung tangan dan melayani berbagai merek ternama dunia.
Salah satu style sarung tangan yang rutin diproduksi perusahaan adalah Nike Y
Alpha 2.0 BG T-Ball. Perusahaan masih menghadapi permasalahan terkait
rendahnya produktivitas pada setiap line. Target produksi harian perusahaan untuk
style Nike Y Alpha 2.0 BG T-Ball adalah 100 pairs/jam untuk setiap line belum
mampu dicapai secara konsisten dengan realisasi output aktual berada pada kisaran
80 pairs/jam. Permasalahan ini disebabkan oleh pemborosan (waste) yang terjadi di
sepanjang aliran produksi khususnya pada stasiun kerja cutting dan sewing. Waste
yang menjadi fokus pembahasan adalah unnecessary motion.
Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi waste unnecessary motion
adalah seven waste analysis. Faktor penyebab terjadinya waste unnecessary motion
dianalisis menggunakan Failure Mode Effect Analysis (FMEA). Pemetaan aliran
produksi dilakukan menggunakan Process Activity Mapping (PAM) dan
divisualisasikan menggunakan Value Stream Mapping (VSM). Rancangan strategi
perbaikan disusun menggunakan pendekatan lean thinking dan prinsip ekonomi
gerakan melalui penataan area kerja operator, penataan ulang line manual sewing,
serta penerapan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan (PTKTK). Perhitungan
produktivitas dilakukan menggunakan metrik Overall Throughput Effectiveness
(OTE) untuk mengetahui potensi perbaikan yang terjadi.
Hasil pengolahan data menunjukkan strategi yang diusulkan mampu
meminimasi waktu aktivitas yang tidak produktif hingga 89,743% pada cutting
palm dan 79,5% pada jahit woven label. Future Process Activity Mapping
menunjukkan terjadinya penurunan aktivitas NVA sebesar 15,83%, peningkatan
aktivitas VA sebesar 3,86%, dan peningkatan aktivitas NNVA sebesar 11,98%
sebagai akibat dari menurunnya jumlah keseluruhan aktivitas. Future Value Stream
Mapping menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,094% pada production lead
time (PLT) dan 0,096% pada value added process (VAP). Produktivitas sistem
secara keseluruhan juga meningkat yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai OTE dari
80,38% menjadi 82,25%.

Kata Kunci : Lean Thinking, Prinsip Ekonomi Gerakan, Process Activity
Mapping, Value Stream Mapping, Overall Throughput Effectiveness

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: DICKI SATRIA MANDALA (Penulis - 122220106) : LAILA NAFISAH (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Lean Thinking, Prinsip Ekonomi Gerakan, Process Activity Mapping, Value Stream Mapping, Overall Throughput Effectiveness
Subjek: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 05 Jun 2026 06:21
Last Modified: 05 Jun 2026 06:21
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49155

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item