THEMIS TSABITA ALTHAF AL GHAFRANI, . (2026) ANALISIS STABILITAS LUBANG BUKAAN TERHADAP PENGARUH BIDANG DISKONTINUITAS PADA PENAMBANGAN MANGAN BAWAH TANAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1 cover_112220048.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
2 Abstrak_112220048.pdf Download (446kB) |
|
|
Text
2 Abstrak_112220048.pdf Download (446kB) |
|
|
Text
3 Halaman Pengesahan_112220048.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
4 Daftar isi_112220048.pdf Download (515kB) |
|
|
Text
5 Daftar pustaka_112220048.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
6 Fulltext_112220048.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Penambangan mangan bawah tanah di Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo dilakukan dengan sistem lubang bukaan berupa adit pada batuan gamping yang memiliki banyak bidang diskontinuitas. Keberadaan bidang diskontinuitas seperti kekar menyebabkan massa batuan menjadi lebih lemah dan berpotensi mengalami keruntuhan, sehingga diperlukan analisis kestabilan lubang bukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi dan spasi bidang diskontinuitas terhadap tingkat kestabilan lubang bukaan pada penambangan mangan bawah tanah.
Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan untuk karakterisasi massa batuan dan pengukuran bidang diskontinuitas, serta pengujian laboratorium untuk memperoleh sifat fisik dan mekanik batuan. Analisis kestabilan dilakukan dengan pendekatan empiris menggunakan Rock Mass Rating (RMR) dan Geological Strength Index (GSI), serta pendekatan analitik dengan kriteria keruntuhan Hoek–Brown. Selain itu, dilakukan pemodelan numerik menggunakan metode elemen hingga (FEM) dengan asumsi plane strain untuk mengevaluasi nilai Strength Factor (SF), distribusi tegangan, dan deformasi pada berbagai variasi orientasi (dip) dan spasi bidang diskontinuitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi dan spasi bidang diskontinuitas berpengaruh terhadap nilai Strength Factor. Semakin besar sudut kemiringan bidang diskontinuitas dan semakin rapat spasinya, maka nilai Strength Factor cenderung menurun. Namun demikian, berdasarkan pemodelan nilai strength factor pada lokasi penelitian menunjukkan nilai SF > 1 dimana kondisi lubang bukaan yang terdapat bidang diskontinuitas masih aman dan stabil. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan teknis dalam perencanaan penambangan bawah tanah yang aman.
Kata kunci: bidang diskontinuitas, kestabilan lubang bukaan, dan strength factor
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | TTHEMIS TSABITA ALTHAF AL GHAFRANI (Penulis-112220048) SINGGIH SAPTONO (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: bidang diskontinuitas, kestabilan lubang bukaan, dan strength factor |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 01:27 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 01:27 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49147 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
