Andine Nabila Putri, . (2026) LATAR BELAKANG DIBERLAKUKANNYA CITIZENSHIP AMENDMENT ACT (CAA) DI INDIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNGAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
1. cover_151220154.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
2. Abstrak_151220154.pdf Download (560kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan_151220154.pdf Download (550kB) |
|
|
Text
4. Daftar isi_151220154.pdf Download (640kB) |
|
|
Text
5. Daftar pustaka_151220154.pdf Download (564kB) |
|
|
Text
6. Full Skripsi_151220154.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Citizenship Amandement Act (CAA) 2019 merupakan kebijakan kewarganegaraan di
India yang menimbulkan kontroversi karena dianggap mengubah prinsip sekularisme
dengan memasukkan unsur agama dalam pemberian kewarganegaraan. Kebijakan ini
muncul dalam konteks meningkatnya isu migrasi lintas batas dari Afghanistan,
Pakistan dan Bangladesh, serta menguatnya politik idenstitas dalam dinamika domestik
India. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang dikeluarkannya
kebijakan CAA oleh pemerintah India di bawah kepemimpinan Narendra Modi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan
(library research) serta analisis deskriptif. Kerangka teori yang digunakan adalah
Multiple Streams Framework (MSF) dari John W. Kingdon yang menjelaskan bahwa
kebijakan public lahir dari pertemuan tiga arus: problem stream, policy stream dan
political stream dalam proses pembentukannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pada problem stream, pemerintah membingkai isu migrasi sebagai masalah
kemanusiaan yang mendesak, khususnya bagi kelompok minoritas non-Muslim. Pada
policy stream, CAA diajukan sebagai solusi dengan memberikan kemudahan
kewarganegaraan bagi kelompok tertentu, yang mencerminkan pengaruh ideologi
Hindutva. Sementara itu, pada political stream, dominasi Bharatiya Janata Party (BJP)
dan lemahnya oposisi menciptakan kondisi politik yang mendukung pengesahan
kebijakan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa CAA tidak hanya merupakan respons
terhadap isu migrasi, tetapi juga mencerminkan adanya kepentingan ideologis dan
politik dalam proses pembentukannya. Selain itu, kebijakan ini menandai pergeseran
penting dalam konsep kewarganegaraan di India yang semakin dipengaruhi oleh politik
identitas dan agama dalam praktiknya.
Kata Kunci: Citizenship Amandement Act, India, Multiple Streams Framework, Politik,
Kewarganegaraan
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Andine Nabila Putri (penulis - 151220154) Bastian Yunariono (pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Citizenship Amandement Act, India, Multiple Streams Framework, Politik, Kewarganegaraan |
| Subjek: | J Political Science > JV Colonies and colonization. Emigration and immigration. International migration |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 22 May 2026 08:13 |
| Last Modified: | 22 May 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48788 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
